Dishub DKI Ungkap Data Peningkatan Saat Bersepeda Dianggap Gaya-gayaan

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 06 Jun 2021 10:40 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo (Tiara Aliya/detikcom
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo membeberkan data pengguna sepeda di Jakarta yang meningkat tajam. Hal itu menepis anggapan bahwa naik sepeda di Ibu Kota hanya untuk gaya-gayaan.

"Kita perlu pahami bahwa animo penggunaan sepeda, apakah itu sebagai alat sport, lifestyle atau kendaraan transpor itu meningkat cukup tajam. Data kami pada tahun 2020 lalu terjadi peningkatan 1.000 persen pengguna sepeda di Jakarta," kata Syafrin di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (6/6/2021).

Melalui data ini, Pemprov DKI Jakarta akhirnya menyediakan jalur khusus sepeda sepanjang 63 kilometer, jalur sepeda permanen di Sudirman-Thamrin, serta jalur khusus road bike di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang. Semua ini, kata Syafrin, dilakukan demi memenuhi keinginan masyarakat untuk bersepeda.

"Dan penyediaan jalur sepeda, itu ada penyediaan rute 63 km jalur sepeda ditambah dengan pembangunan 11,2 km jalur sepeda permanen. Itu merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah-tengah animo masyarakat untuk menggunakan sepeda," jelasnya.

"Tentu ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ bahwa pemerintah wajib menghadirkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar jalan," sambungnya.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbicara soal ketertiban pengguna jalan. Dia minta pemotor bisa menghormati pesepeda karena lebih berisiko.

Anies awalnya menuturkan Pemprov DKI Jakarta saat ini sedang mengupayakan penambahan jalur sepeda. Ada 101 km meter lagi jalur sepeda yang akan dibangun tahun ini.

Eks Mendikbud ini berupaya menghadirkan infrastruktur yang memadai untuk para pesepeda. Dia pun berharap para perusahaan bisa memberi insentif kepada pegawainya yang berkantor menggunakan sepeda.

"Kami berharap kepada perusahaan kepada perkantoran untuk memberikan insentif bagi karyawan yang kesehariannya menggunakan sepeda. Bisa dari penambahan atau subsidi premi asuransi, bisa dengan memberikan kemudahan untuk akses fasilitas. Sehingga bersepeda menjadi sesuatu yang didukung oleh lingkungan, bukan saja oleh pribadinya," ujar Anies dalam acara Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2021 di Kementerian Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jumat (4/6).

Anies juga mewajibkan gedung-gedung atau pertokoan di DKI menyiapkan 10 persen daru ruang parkirnya untuk pesepeda sehingga warga yang datang bersepeda bisa parkir dengan aman.

Simak video 'Pesepeda Indonesia Kian Banyak, Gimana Fasilitas Umum Pendukungnya?':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/fas)