Ambulans Antre Depan IGD, Begini Penjelasan RSUD Al Ihsan Bandung

Yudha Maulana - detikNews
Minggu, 06 Jun 2021 00:49 WIB
Ambulans antre di depan IGD RSUD Al Ihsan Bandung, Sabtu (5/6/2021) malam.
Foto: Ambulans di depan IGD RSUD Al Ihsan Bandung (Tangkapan layar)
Bandung -

Lampu sirene saling bersahutan ketika sejumlah ambulans hilir mudik masuk ke RSUD Al Ihsan, Baleendah, Kabupaten Bandung pada malam tadi. Dari video yang diterima, mobil-mobil ambulans yang datang bersamaan itu terparkir berderet di depan IGD.

Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang Medik RSUD Al Ihsan dr. Ferry Achmad Firdaus Mansoer menjelaskan bahwa video yang beredar di media sosial itu tak bisa dipertanggungjawabkan. Pasalnya, ia menilai dalam video itu seolah-olah ada lonjakan kasus COVID-19 yang besar di Al Ihsan.

"Ambulans datang hampir bersamaan, tapi tidak semua kasus COVID. Ada yang bersalin, ada yang demam berdarah, ada yang kasus-kasus lain ke anak, ya memang kasus COVID-19 meningkat, tapi di sisi lain kasus lain juga bertambah, yang lahir banyak, yang demam berdarah banyak karena musim hujan begini, yang tipes juga banyak," ujar Ferry saat dihubungi Sabtu (5/6/2021) malam.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi pada pukul 20.30 WIB. Dari video yang beredar, tampak ambulans terparkir berjejer seolah mengantre agar petugas menurunkan pasien agar masuk ke IGD.

Ferry mengatakan RS Al Ihsan yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat kerap menjadi rujukan dari puskesmas atau unit pelayanan kesehatan yang lainnya. "Karena sudah langganan mungkin ya, kalau ada sesuatu ke Al Ihsan karena dekat, datanglah bersamaan, jadi kesannya memang seperti yang crowded, seperti ada wabah atau lonjakan besar tapi sebetulnya tidak," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk mengantisipasi adanya penambahan kasus pascalebaran, pihaknya telah menyiapkan sarana dan prasarana yang menunjang, selain itu sumber daya manusia juga diperkuat.

"Tadi juga saat ambulans tiba, tim kami segera bergerak cepat untuk memilah dan menurunkan pasien agar bisa ditangani dengan cepat, sekarang kondisinya sudah tenang," ujarnya.

Hingga Sabtu (5/6) pukul 22.30 WIB, RSUD Al Ihsan tengah merawat 137 pasien. Untuk COVID kuning dari kapasitas 129 tempat tidur, 121 di antaranya telah terisi. Sedangkan untuk ruangan COVID merah (ICU) dari 18 tidur telah terisi 16 tempat tidur.

Sementara itu masih ada 19 pasien COVID-19 yang masih berada di posko dan IGD RSUD Al Ihsan.

(yum/rfs)