Mahfud Minta Obligor-Debitur BLBI Kooperatif Saat Ditagih: Itu Uang Negara!

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 13:10 WIB
Mahfud Md (Dok. Kemenko Polhukam).
Mahfud Md (Foto: dok. Kemenko Polhukam)
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud Md menyaksikan pelantikan tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI. Mahfud meminta agar para obligor dan debitur kooperatif saat ditagih.

Mahfud menjelaskan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Keppres Nomor 6 Tahun 2021, dirinya bersama tim Satgas BLBI telah melakukan sejumlah rapat-rapat. Rapat itu dilakukan membahas penagihan terhadap para obligor dan debitur BLBI.

"Kenapa dan apa BLBI itu? Singkatnya, pada 1998, pemerintah keluarkan dana bantuan likuiditas Bank Indonesia ke bank-bank yang waktu itu sudah akan kolaps. Jadi dibantu. Kamu hidup tapi kamu punya utang ke negara," kata Mahfud dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/6/2021).

Mahfud menyebut sejumlah bank yang diberi bantuan saat itu ada yang belum melunasi utang-utangnya terhadap negara. Terhadap yang sudah melunasi, telah dikeluarkan surat keterangan lunasnya.

"Yang belum ini penagihannya agak tertunda dan agak ringan, dulu. Karena, dari yang sekian dikeluarkan SKL (surat keterangan lunas) itu ada satu yang kemudian dianggap bermasalah, yaitu dana yang menyangkut BDNI dari Sjamsul Nursalim," ucap Mahfud.

Dia mengatakan pemerintah akan melakukan penagihan terhadap semua obligor dan debitur. Jumlahnya yang akan ditagih terhadap obligor dan debitur sekitar Rp 110 triliun.

"Dan kami berharap agar semua obligor dan debitur yang akan ditagih itu, pertama, lebih kerja sama, kooperatif, karena itu uang negara," ujarnya.

Selain itu, Mahfud meminta pihak-pihak yang ditagih proaktif. Menurutnya, jika bisa proaktif dengan kesadaran sendiri terhadap pembayaran utang negara, itu akan lebih baik.

"Tidak ada yang bisa sembunyi karena daftarnya ada dan Anda semua punya daftar, para obligor dan debitur. Jadi kami tahu, Anda pun tahu. Sehingga tidak usah saling buka, mari kooperatif saja. Kami akan bekerja. Ini untuk negara dan Anda harus bekerja juga untuk negara," tegas Mahfud.

Simak juga video 'Mahfud Md: Bukan Tak Mungkin Nanti Kasus BLBI Ada Pidananya':

[Gambas:Video 20detik]



Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2