Bamsoet Mau Hidupkan Sport Tourism di Tanjung Lesung

Nadhifa Sarah Amalia - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 09:50 WIB
Ketua MPR RI sekaligus Ketua IMI Bambang Soesatyo berencana melakukan pengembangan wisata sport tourism di Tanjung Lesung.
Foto: dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama Direksi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung berencana membuat kesepakatan kerja sama business to business (B2B) antara pengelola Tanjung Lesung dengan IMI.

Kesepakatan tersebut terkait dengan pengembangan 85 hektare kawasan KEK Pariwisata Tanjung Lesung sebagai kawasan tujuan wisata dan sport tourism multifunction, mulai dari sport otomotif, water sport dan aero sport.

"Pada prinsipnya, IMI siap bekerja sama dengan pemerintah daerah maupun pihak swasta mana pun. Termasuk dengan pengelola KEK Tanjung Lesung dalam meningkatkan euforia sport tourism. Sehingga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperluas lapangan pekerjaan," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (04/06/2021).

Lebih lanjut, Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, kerja sama tersebut juga untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Banten yang aktivitas pariwisatanya terhenti akibat pandemi COVID-19. Pandemi menyebabkan penurunan PAD Banten dari yang sebelumnya dapat menembus hingga Rp 8 triliun, menjadi hanya Rp 7,88 triliun di tahun 2020.

Bamsoet meyakini industri olahraga akan semakin memperoleh tempat dalam percaturan ekonomi global dan nasional. Merujuk pada perekonomian global, kontribusi industri olahraga terhadap GDP dunia ternyata sangat signifikan.

"Pada tahun 2019 industri olahraga menghasilkan US$ 700 miliar dalam bentuk sportswear dan apparel serta equipment, dan menjadi salah satu penyumbang penting terhadap GDP dunia. Namun harus diakui kontribusi tersebut masih terkonsentrasi lebih banyak diberikan oleh negara-negara maju. Karenanya Indonesia tidak boleh tertinggal," pungkas Bamsoet.

Hadir Komisaris dan Direksi Banten West Java, antara lain Setiawan Mardjuki, Basuri T. Purnama, Poernomo, Danar Wijanarko. Hadir pula pengurus IMI, antara lain Tinton Soeprapto Robert Batubara, Dwie Aroem Hadiatie, serta Anando Eko.

(prf/ega)