Anies Targetkan Jalur Sepeda 170 Km, PDIP Singgung Program Lain Mangkrak

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 08:29 WIB
Jalur sepeda di Jalan Sudirman-Thamrin (Afzal/detikcom)
Jalur sepeda di Jalan Sudirman-Thamrin (Afzal/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Anies Baswedan akan memperpanjang lintasan jalur sepeda di Jakarta hingga 170 kilometer. PDIP DKI menyinggung program lain yang lebih penting tapi mangkrak.

"Banyak hal lain yang lebih prioritas tapi tidak dikerjakan, malah konsentrasi Gubernur dan Wagub ke hal sepele yang bukan kebutuhan warga DKI," kata anggota DPRD F-PDIP Gilbert Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (3/6/2021).

Gilbert lantas menyebut beberapa program yang tak pernah disinggung oleh Gubernur dan Wagub DKI. Mulai penanganan banjir hingga program rumah DP 0 persen.

"Yang terbaru masalah tanah 70 hektare yang dilaporkan Sarana Jaya tanpa kejelasan lokasi dan keberadaannya tidak pernah disinggung. Padahal Gubernur yang menjadi penanggung jawabnya. Masalah Formula E, reklamasi Ancol, Jak Lingko yang minim target, Jakpreuneur yang cuma janji, banjir, dan lainnya semua tanpa penjelasan baik oleh Gubernur dan Wagub. Rumah DP 0 persen juga tidak jelas," ujarnya.

Dia berharap Anies konsisten menjalankan program kepentingan seluruh warga, bukan hanya warga suatu kelompok saja.

Target Jalur Sepeda 170 Km

Sebelumnya, Anies berencana menambah panjang lintasan jalur sepeda di Ibu Kota. Dia menargetkan, pada akhir 2021, Jakarta memiliki jalur sepeda sepanjang 170 km.

"Adapun jalur sepeda total saat ini ada 63 km, lalu tambahan tahun ini ada 101 km. Jadi harapannya nanti akhir tahun kita punya lebih dari 170 km jalur sepeda," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Eks Mendikbud itu mengatakan penambahan jalur ini demi mengakomodasi minat warga untuk bersepeda, khususnya menjadikan sepeda sebagai sarana transportasi saat berangkat kerja.

"Jadi kami tambahkan jalur sepeda yang dibangun di Jakarta. Tujuannya memfasilitasi warga untuk bisa menggunakan kendaraan sepeda secara aman," jelasnya.

Anies juga meminta agar gedung-gedung di Jakarta menyiapkan fasilitas pendukung bagi pesepeda, dari lahan parkir hingga kamar mandi.

Diketahui, Pemprov DKI telah membangun lintasan sepeda sepanjang 63 km. Jalur sepanjang 63 km itu dibangun pada 2019.

Pada awal 2021 Pemprov DKI Jakarta mulai membangun jalur permanen di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, sepanjang 11,2 kilometer. Pembangunan tersebut memakan biaya sekitar Rp 30 miliar.

Terakhir, Pemprov DKI menyiapkan jalan layang non-tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang sebagai jalur khusus pesepeda road bike saat weekend. Hal ini berdasarkan hasil rapat Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

(eva/jbr)