Satire Eks Direktur KPK Sujanarko ke Firli Usai 1.271 Pegawai Jadi ASN

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 01 Jun 2021 18:47 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Mantan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK Sujanarko menanggapi soal KPK yang tetap melakukan pelantikan pegawainya menjadi ASN. Sujanarko melempar sindiran kepada Ketua KPK Firli Bahuri.

"Menanggapi pelantikan ASN, saya sampaikan selamat kepada Firli Bahuri, akhirnya yang sudah dicita-cita cukup lama tercapai sudah, ronde pertama telah dimenangkannya," kata Sujanarko kepada wartawan, Selasa (1/6/2021).

Pria yang akrab disapa Koko itu menilai pelantikan tersebut merupakan kabar baik bagi oligarki. Dia juga mendoakan agar Firli masuk surga.

"Tentu ini kabar baik bagi oligarki, akhirnya KPK benar-benar menjadi sangat kuat. Dan ini juga membuktikan mental Firli yang luar biasa, baik terkait kesetiakawanan. Dengan kebaikan ini, mudah-mudahan Firli dikategorikan yang akan masuk surga," ujar Koko.

Selanjutnya, Koko berpesan kepada pegawai yang sudah dilantik sebagai ASN untuk bisa terus kompak.

"Kepada kawan-kawan yang di dalam yang telah menjadi ASN, pesan saya, tetap jaga kekompakan, kokoh dalam idealisme memberantas korupsi. Saya pribadi saya bangga dengan kalian," ujarnya.

Lebih lanjut Koko memberikan pesan satire kepada empat pimpinan lainnya, yakni Nurul Ghufron, Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, dan Alexander Marwata. Kepada Ghufron, Koko berpesan agar Ghufron tidak perlu meminta maaf kepada 75 yang tidak memenuhi syarat (TMS).

Kemudian, untuk Nawawi, Koko berpesan untuk tidak susah dihubungi. Lalu, untuk Lili, Koko berpesan untuk selalu siap menghadapi tuduhan-tuduhan. Terakhir untuk Alex, Koko berpesan agar lebih mencintai para pegawainya.

"Untuk empat pimpinan lainnya, Ghufron, tentu akan lebih bahagia karena tidak harus pura-pura minta maaf ke teman-teman 75, tetapi terus konsisten menonaktifkan pegawai," katanya.

"Nawawi mudah-mudahan kembali mudah dihubungi dan tak perlu terus-menerus ganti nomor HP. Lili tentu lebih nyaman untuk menyiapkan bahan-bahan yang telah dituduhkan oleh media. Untuk Alex, bisa lebih mencintai para pegawainya, seperti KPK di masa-masa lalu, mudah-mudahan," sambungnya.

Tak sampai di situ, Koko bersama 74 pegawai lainnya yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) akan terus melakukan perjuangan.

"Untuk kawan-kawan 75 gimana, biasa kena hook dan jatuh di ronde pertama, pertarungan masih panjang, siapkan strategi, stamina, dan jangan lupa berdoa. Panjang umur perjuangan," katanya.

Simak video 'Ketua KPK Heran Ada Anggapan Singkirkan Pegawai Lewat TWK':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/knv)