Heboh Tes COVID Penumpang, Pemeriksa Antigen di Bandara Palembang Minta Maaf

Prima Syahbana - detikNews
Senin, 31 Mei 2021 14:35 WIB
Palembang -

Seorang pria yang hendak naik pesawat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang mengamuk setelah hasil swab antigen-nya positif. Pihak bandara memberikan penjelasan.

Executive General Manager Bandara SMB II Palembang, Tommy Ariesdianto, menuturkan peristiwa itu terjadi pada Minggu (30/5/2021), pukul 10.45 WIB. Tommy mengatakan pihaknya sudah mengkonfirmasi peristiwa tersebut kepada Farmalab.

"Bahwa PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara SMB II Palembang, langsung melakukan konfirmasi kepada pihak Farmalab dan customer yang melakukan pemeriksaan antigen di Farmalab," kata Tommy kepada detikcom, Senin (31/5).

Executive General Manager Bandara SMB II Palembang, Tommy Ariesdianto,Executive General Manager Bandara SMB II Palembang, Tommy Ariesdianto (Prima/detikcom)

Berdasarkan hasil konfirmasi, rupanya terjadi kesalahan pemasukan (input) hasil antigen oleh petugas Farmalab. Bahkan pada saat itu terdapat sistem jaringan yang tidak stabil.

"Pihak manajemen Farmalab juga sudah menghubungi customer untuk meminta maaf atas kejadian tersebut. Lalu pihak customer juga sudah memaafkan atas kejadian human error tersebut," katanya.

Petugas Farmalab Dinonaktifkan

Tommy juga sudah berkomunikasi dengan penumpang tersebut. Bahkan petugas di Farmalab yang terlibat keributan sudah dinonaktifkan untuk keperluan investigasi.

"Saya juga sudah melakukan komunikasi langsung dengan pihak customer meminta maaf atas kejadian ini. Untuk saat ini petugas Farmalab dinonaktifkan untuk kepentingan investigasi dan evaluasi atas pelayanan Farmalab," kata Tommy.

Dia juga mengimbau masyarakat agar mengecek ulang hasil antigen yang diberikan petugas. Jika hasil positif, diminta untuk melakukan pemeriksaan PCR.

"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk mengecek kembali atau melakukan konfirmasi hasil antigen yang positif kepada petugas, dan apabila benar benar hasilnya positif akan diminta melakukan pemeriksaan PCR sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2