KPK Serahkan RS Milik PNS Tajir Rohadi ke Pemda untuk Tempat Pasien COVID

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 18:48 WIB
KPK telah menyita aset-aset Rohadi, PNS tajir melintir asal Indramayu. Salah satu aset yang disita adalah Rumah Sakit Resya.
RS milik Rohadi di Cikedung, Indramayu (Sudirman Wamad/detikcom)
Jakarta -

JPU (jaksa penuntut umum) dan tim pengelola barang bukti dan eksekusi KPK tengah menyerahkan rumah sakit (RS) milik terdakwa mantan panitera pengganti PN Jakarta Utara, Rohadi, ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu. RS milik Rohadi akan digunakan untuk tempat isolasi pasien COVID-19.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan RS Reysa milik Rohadi itu terletak di Desa Cikedung Lor, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. Dengan pertimbangan KPK bersama majelis hakim, RS itu akan dimanfaatkan dalam rangka kepentingan sosial.

"Adapun pertimbangan pelaksanaan penetapan dimaksud adalah dalam rangka kepentingan sosial kemanusiaan dengan memberikan izin kepada Pemkab Indramayu memanfaatkan gedung Eks Rumah Sakit Reysa di Desa Cikedung Lor, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu dijadikan sebagai tempat untuk karantina atau isolasi pasien terkonfirmasi Covid 19 yang Asymtomatik di Kabupaten Indramayu," kata Ali, kepada wartawan, Jumat (28/5/2021).

Penyerahan RS Reysa, yang akan dikelola Pemkab Indramayu, dieksekusi sesuai dengan putusan Ketua Majelis Hakim Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor: 04/Pid.Sus/TPK/2021/PN.Jkt.Pst tanggal 19 April 2021 terkait perkara Rohadi. Kemudian, KPK mengeksekusi putusan tersebut.

Selanjutnya, Ali mengatakan pemanfaatan RS terdakwa korupsi akan selalu dikoordinasikan dengan Pemkab Indramayu. Koordinasi dilakukan sampai perkara Rohadi sudah berkekuatan hukum tetap.

"Dalam pelaksanaan pemanfaatan RS Reysa tersebut, ke depan KPK akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Pemkab Indramayu hingga perkara ini berkekuatan hukum tetap," katanya.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak juga 'Penampakan Rumah Sakit di Indramayu Milik Rohadi PNS 'Tajir Melintir'':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2