Sport Fishing Ilegal di Laut Kaltara, 8 WN Malaysia Diciduk

Antara - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 10:33 WIB
Nunukan -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengamankan sejumlah warga negara (WN) Malaysia yang melakukan aktivitas olahraga memancing (sport fishing) yang dilakukan secara ilegal di perairan laut Sebatik, Kalimantan Utara (Kaltara).

"Ini praktik sport fishing ilegal yang dilakukan di perairan kita. Para pelaku menggunakan alat tangkap pancing joran," ujar Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Antam Novambar seperti dilansir Antara, Jumat (28/5/2021).

Antam mengatakan para pelaku sempat berusaha kabur saat keberadaannya terdeteksi patroli Rigid Inflatable Boat (RIB) Stasiun PSDKP Tarakan. Menggunakan speedboat, mereka mencoba kabur dengan memacu kecepatan tinggi.

Namun mereka bisa dilumpuhkan pada posisi koordinat 03˚57,231' LU - 118˚10,569' BT. Antam mengatakan para pelaku yang diamankan pada Rabu (26/5) itu berjumlah sembilan orang.

"Ada delapan WNA Malaysia dan satu orang berpaspor Indonesia," kata Antam.

Proses Hukum

Sembilan orang tersebut menggunakan speedboat dengan nomor TW 6545/6R yang diduga berasal dari Tawau, Malaysia.

Antam menjelaskan seluruh pelaku telah diserahkan (ad hoc) ke Satwas SDKP Nunukan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Saat ini kami sedang lakukan pemeriksaan pendahuluan terhadap para pelaku," ujar dia.

Penangkapan kapal ilegal dari Tawau, Malaysia, ini menambah panjang daftar kapal ikan yang ditangkap oleh Ditjen PSDKP KKP.

Sebelumnya, KKP menangkap 92 kapal yang terdiri atas 70 kapal ikan Indonesia yang melanggar ketentuan dan 22 kapal ikan asing yang mencuri ikan yang terdiri dari 6 kapal berbendera Malaysia dan 16 kapal berbendera Vietnam.

(jbr/idh)