Viral Video Diduga Petugas KPPS Ajak Pilih Salah Satu Paslon di PSU Pilgub Jambi

Ferdi Almunanda - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 00:57 WIB
Scrensoot video viral di medsos diduga petugas KPPS ajak pilih salah satu paslon di PSU Pilgub Jambi
Foto: Scrensoot video viral di medsos diduga petugas KPPS ajak pilih salah satu paslon di PSU Pilgub Jambi (Ferdi Almunanda-detikcom)
Jakarta -

Sebuah video diduga terkait adanya ajakan untuk memilih salah satu kandidat di PSU Pilgub Jambi viral di media sosial. Dalam video, terlihat adanya oknum petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang sedang mengantar undangan pencoblosan kepada warga di Kabupaten Muaro Jambi untuk PSU Pilgub Jambi.

Video viral ini diketahui berasal dari Desa Margamulya, Kecamatan Sungaibahar, Muarojambi. Di video itu petugas KPPS tengah mendata dengan cara memfoto KTP warga. Berdasar informasi yang diterima, wanita diduga petugas itu sedang mengantar undangan pencoblosan untuk PSU.

Di sela-sela percakapan, terdengar petugas perempuan yang menggunakan hijab mengarahkan warga untuk memilih pasangan nomor urut 1.

Tidak jelas siapa pasangan nomor 1, 2 dan 3 yang dimaksud. Namun jika terkait Pilgub Jambi, maka pasangan nomor urut 1 yang dimaksud adalah CE- Ratu Munawaroh, pasangan nomor 2 adalah FU-Syafril Nursal dan pasangan nomor 3 adalah Haris- Sani.

"Bapak nomor loro (dua)," ujar suara pria dalam video.

"Eee kok loro, sijiii," sela wanita berjilbab coklat muda dan mengenakan baju garis-garis hitam putih dalam video.

Sementara petugas lain merekam gambar KTP warga menggunakan kamera ponsel. Beberapa potongan percakapan lainnya yang terdengar terkait pencairan.

"...Ibu sudah cair..,?"

"Cair lah...,"

"Kan sebelum hari H. Kalau sebelum hari H gak dateng ya gak dipilih...," ujar perempaun dalam video.

"Ini pak kami kirim dulu ke atasan," kata salah satu perempuan dalam video itu lagi.

Belum diketahui kebenaran video tersebut. Namun video ini telah menyebarnya ke media sosial dan pesan WhatsApp.

Sementara, Bawaslu Jambi saat dikonfirmasi belum bisa memastikan atas kejadian video viral itu. Pihak Bawaslu Jambi hingga kini juga belum menerima laporan terkait adanya dugaan ajakan petugas KPPS untuk memilih salah satu paslon di Pilgub Jambi.

"Kita belum dapat laporan terkait ini, tetapi kita akan lakukan penelusuran apakah benar informasi terkait video tersebut," kata Anggota Bawaslu Jambi, Fachrul Rozi kepada detikcom, Rabu (26/5/2021).

Fachrul juga belum dapat mengambil kesimpulan terkait beredarnya video viral itu. Hingga saat ini, belum ada pihak dari salah satu paslon yang melaporkan terkait video viral tersebut.

Namun, Fachrul juga menegaskan, jika benar adanya dugaan ajakan yang dilakukan petugas KPPS untuk mengarahkan pilihan ke salah satu paslon di Pilgub Jambi maka akan di proses.

"Tentu ini akan kita proses jika itu benar, sesuai dengan ketentuan yang ada," ujarnya.

(dwia/dwia)