Round Up

Penggunaan Toa Masjid di Saudi Dibatasi Bikin RI Ikut Mengkaji

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 26 Mei 2021 21:37 WIB
masjid.
Ilustrasi masjid (Foto: dikhy sasra)
Jakarta -

Arab Saudi melalui Kementerian Urusan Islam Arab Saudi membatasi penggunaan pengeras suara atau toa di masjid. Pembatasan penggunaan toa masjid di Arab Saudi membuat Indonesia turut mengkaji aturan tersebut.

Dilansir Gulf News, Selasa (25/5/2021) aturan tersebut tertuang dalam surat edaran Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Abdul Latif Al Sheikh. Aturan itu berlaku untuk semua masjid di seluruh Kerajaan Saudi.

Surat edaran ini dimaksudkan untuk membatasi penggunaan pengeras suara hanya untuk azan dan iqomah. Masjid juga diimbau untuk menurunkan volume pengeras suara ke tingkat sepertiga.

Menteri Abdul Latif Al Sheikh memperingatkan bahwa sanksi akan dijatuhkan terhadap siapa pun yang melanggar surat edaran kementerian yang terbit pada hari Minggu (23/5) tersebut.

Alasan Arab Saudi Batasi Penggunaan Toa Masjid

Pembatasan yang diberlakukan otoritas Arab Saudi terhadap penggunaan pengeras suara eksternal masjid didasarkan pada sejumlah alasan. Salah satunya agar tidak mengganggu orang sakit dan lanjut usia (lansia) yang tinggal di sekitar masjid.

Pihak kementerian mendapati bahwa pengeras suara eksternal masjid juga digunakan selama salat berlangsung. Hal ini, menurut surat edaran itu, mengganggu para pasien yang sakit, orang-orang lansia dan anak-anak yang tinggal di sekitar masjid.

Disebutkan juga bahwa akan ada gangguan dalam bacaan dan ritual yang dilakukan oleh para imam masjid. Hal ini disebut bisa memicu kebingungan bagi jemaah di masjid dan bagi warga yang tinggal di sekitar masjid.

Kemenag RI Kaji Aturan Batasi Penggunaan Toa Masjdi ada di halaman selanjutnya: