2 Bule Inggris Kabur Saat Hendak Dikarantina Dideportasi Malam Ini

Haris Fadhil - detikNews
Rabu, 26 Mei 2021 15:48 WIB
Wide-angle view of a modern aircraft gaining the altitude outside the glass window facade of a contemporary waiting hall with multiple rows of seats and reflections indoors of an airport terminal El Prat in Barcelona
Ilustrasi bandara (Foto: dok. iStock)
Jakarta -

Dua orang warga negara asing (WNA) asal Inggris yang kabur saat akan dikarantina pencegahan Corona dideportasi dari Indonesia malam ini. Keduanya juga bakal ditangkal untuk masuk ke Indonesia selama 6 bulan.

"Deportasi dan dikenai penangkalan tidak boleh masuk lagi selama 6 bulan dan bisa diperpanjang," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soetta, Romi Yudianto, saat dimintai konfirmasi, Rabu (26/5/2021).

Keduanya sempat dipindahkan ke rumah detensi Imigrasi di Kalideres, Jakarta Barat. WNA pria berinisial MW (32) dan perempuan berinisial ODE (39) itu saat ini telah dibawa lagi ke Bandara Soekarno-Hatta untuk menunggu jadwal keberangkatannya.

"Yang bersangkutan akan dipulangkan dengan pesawat Singapore Airlines nanti malam," ucapnya.

Polisi juga ikut mendampingi Imigrasi dalam proses deportasi kedua WNA itu. Keduanya dideportasi setelah diduga melanggar peraturan terkait penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

"Pelaksanaan tindakan administrasi Keimigrasian berupa deportasi dilakukan personel Kantor Imigrasi Kelas I Soetta dan pengamanan Penyidik Satuan Reskrim Polres Bandara Soetta dengan penyediaan tiket dari Penjamin WN Inggris pada saat pengurusan Visa," kata kasat Reskrim Polres Bandara Soetta Kompol Alexander Yurikho.

Sebelumnya, kedua orang WN Inggris itu melarikan diri dalam perjalanan menuju hotel karantina. Keduanya ditangkap di kawasan Bogor, Jawa Barat setelah 12 hari kemudian.

Keduanya disebut tiba di Soetta pada Jumat (7/5) dengan visa kunjungan dengan penjamin adalah entitas Bali Photographer Profesional. Keduanya lalu kabur meninggalkan sopir taksi yang akan membawanya ke hotel tempat isolasi, dengan alasan tidak memiliki uang untuk membayar biaya karantina.

Mereka meninggalkan tiga buah koper dalam taksi tersebut. Selama 12 hari tersebut, mereka tinggal berpindah-pindah tempat penginapan di kawasan Bogor, Jawa Barat.

Simak juga 'Berapa Lama Idealnya Masa Karantina untuk Pelaku Perjalanan?':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/idh)