3 Kisah Pilu Kurir Jadi Sasaran Gegara COD, Terbaru di Tangsel

Tim Detikcom - detikNews
Rabu, 26 Mei 2021 15:41 WIB
Jakarta -

Sejumlah kisah pilu kurir pengantar barang pesanan warga yang membeli dari toko online dengan metode cash on delivery (COD) alias bayar di tempat. Ada sejumlah cerita kurir yang diserang warga lantaran pesanan yang diantar dianggap tidak sesuai pemesanan. Yang terbaru kisah di Tangsel.

Kurir di Tangsel Diancam Samurai

Video menunjukkan seorang kurir diancam senjata tajam berupa samurai saat mengantarkan barang ke rumah warga di Tangerang Selatan (Tangsel) viral. Pria yang melakukan pengancaman itu telah ditangkap.

Dilihat detikcom, Rabu (26/5/2021), dalam video dan narasi yang beredar, terlihat seorang pria memakai baju bertulisan 'Turn Back Crime' marah-marah ke seorang kurir karena pesanannya hanya berisi kertas kosong. Pria ini mengaku pernah tertipu saat memesan barang dan meminta kurir bertanggung jawab.

"Situ nggak balikin duit saya, situ bahaya!" ujar pria ini.

"Bahaya gimana, Pak?" balas kurir.

"Bahaya gimana, ente penipuan. Saya nggak mau tahu, ini kosong. Bapak tahu kan maksudnya?" timpal pria ini.

"Kalau Bapak mau laporin saya, silakan," ujar kurir.

"Bukan masalah laporin, balikin uang saya," jawab pria itu sambil masuk ke dalam rumah dan mengambil samurai.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida Tampubolon mengatakan polisi telah mengamankan pria yang mengancam kurir dengan samurai, NDS (44). NDS, lanjutnya, masih dimintai keterangan di Polsek Ciputat Timur.

"Sudah, (NDS) sudah diamankan di Polsek langsung, kok. Begitu ada kejadian itu, nggak lama saya langsung arahkan untuk Buser mengarah ke sana. Sudah diamankan (NDS)," ujar Jun Nurhaida.

"(NDS) belum (ditetapkan menjadi tersangka), masih lidik dulu ya. Masih penyelidikan," tambahnya.

Dia menjelaskan NDS emosional karena barang yang dipesannya tidak sesuai. Karena emosional, dia melampiaskan kekesalannya kepada kurir.

"Ya yang saya dapat info dari dia karena saya langsung bicara, itu dia terbawa emosi, dia bilang ya. Dia terbawa emosi karena dia pesan barang tapi tidak sesuai dengan pesanannya, sehingga dia marah-marah sama kurir. Sementara kurir kan nggak bisa disalahin juga, dia kan hanya mengantar barang. Karena sudah telanjur bayar, dia minta uang kembali. Nah, itulah dia emosi, dia ambil samurai itu," tambahnya.

Jun Nurhaida mengatakan samurai NDS benar miliknya. Polisi masih mendalami dari mana NDS mendapat samurai itu.

"Ya samurai milik dia (NDS). Katanya sih samurai itu didapat waktu mengamankan apa, anak-anak atau apa waktu itu. Makanya ditaruh di rumahnya. Itu pengakuan dia sementara, ya. Iya masih didalami (kepemilikan samurai)," kata Jun Nurhaida.