Kasus Corona Ngaglik Caturharjo Sleman Jadi 55 Orang, Ini Fakta-Faktanya

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 26 Mei 2021 14:39 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Sleman -

Kasus terkonfirmasi COVID-19 di daerah Ngaglik, Caturharjo, Sleman, kini bertambah. Kasus ini bermula usai momen Idul Fitri lalu saat belasan warga positif terjangkit virus Corona.

"Jadi awal kejadian itu setelah Lebaran," kata Kepala Dukuh Ngaglik Agung Wahyu Riyanto kepada wartawan, Sabtu (22/5/2021).

Lantas apa fakta-fakta terkait kasus corona ini? berikut ulasannya.

Bermula dari Lebaran

Kasus positif Corona atau COVID-19 di daerah Ngaglik, Caturharjo, Sleman, bermula seusai Lebaran. Salah seorang warga dinyatakan positif COVID-19 di RS Puri Husada, Sleman. Ada juga warga yang sempat berkunjung ke tempat saudaranya yang berada di area zona merah.

Meski begitu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastary, kasus sudah ada sejak sebelum Hari Raya Idul Fitri.

"Kalau menurut saya, dari pendataan kita, itu sebelum Lebaran. Itu Sabtu-nya kok sudah ketemu satu kasus tanggal 8 Mei. Itu ketahuan di rumah sakit di Puri Husada, dirujuk salah satu rumah sakit, kemudian yang meninggal itu di RSUD Merah Putih, Magelang," pungkasnya.

Corona Menyebar

Setelah kembali ke Padukuhan Ngaglik, Caturharjo, Sleman, warga yang dirawat menulari tetangga lainnya. Salah satu warga lainnya yang positif kemudian dirujuk ke RSUD Merah Putih, namun meninggal dunia.

"Kurang-lebih ya itu tadi yang satu itu tadi tetanggaan, terus ada satu warga kami di sini yang juga sudah sakit, terus akhirnya masuk RSUD dan dirujuk ke RSUD Merah Putih, akhirnya meninggal," jelasnya.

Bertambah Jadi 55 Kasus

Per Selasa (25/5), Dinas Kesehatan Sleman menyebut ada tambahan 35 kasus positif Corona, sehingga total ada 55 kasus positif di Padukuhan Ngaglik, Caturharjo, Sleman.

Total kasus terdiri atas kasus awal sebanyak 20 kasus positif dan dari kasus itu 1 orang meninggal dunia. Kemudian, setelah dilakukan swab massal untuk warga RT 01 dan RT 02, didapati tambahan 35 kasus positif.

Lebih lanjut, Joko menyebut sebagian besar warga yang positif dari Padukuhan Ngaglik, Kalurahan Caturharjo, Sleman, telah dipindahkan ke fasilitas kesehatan darurat COVID-19 (FKDC) Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang

Simak video 'Diduga Varian Mutasi Baru Corona Telah Masuk ke Sleman':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/dnu)