Jokowi Minta Apeksi Sinergi Atasi COVID-19 & Pulihkan Ekonomi Nasional

Nadhifa Sarah Amalia - detikNews
Rabu, 26 Mei 2021 09:59 WIB
APEKSI
Foto: APEKSI
Jakarta -

Wali Kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dinilai memiliki peranan besar. Terutama dalam mengatasi penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

"98 Wali Kota yang tergabung dalam Apeksi memiliki peranan besar dalam mengatasi penanganan COVID di Tanah Air dan juga memulihkan perekonomian nasional," kata Presiden Jokowi dikutip Rabu (26/5/2021).

Jokowi menyampaikan itu secara virtual di HUT Apeksi ke-21 yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (25/5).

Jokowi menekankan sinergi Apeksi dengan pemerintah provinsi, pemerintah pusat sangat penting dalam menekan penyebaran COVID-19. Jokowi juga meminta kepada 98 Wali Kota yang tergabung di Apeksi mengoptimalkan dana APBD untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Dana APBD harus dioptimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kemiskinan di daerah," tegas Presiden.

Memasuki usia yang ke-21 Jokowi juga meminta wali kota yang tergabung dalam Apeksi mampu melakukan lompatan-lompatan kemajuan, membuat terobosan-terobosan, dalam pelayanan publik, sehingga memiliki birokrasi dengan cara-cara kerja bareng yang efektif agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sementara itu Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut selama dua dekade terakhir Apeksi telah berhasil meningkatkan pelayanan kepada para anggotanya. Airlangga berharap Apeksi lebih profesional sebagai pelayan masyarakat di wilayah masing-masing.

Menurut Airlangga, Apeksi juga telah mampu memperluas dan meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak dengan kemajuan pemerintah daerah yang mampu meningkatkan perekonomian lokal dan mensejahterakan masyarakat.

Sementara itu Ketua Dewan Pengurus Apeksi Bima Arya mengungkapkan, APEKSI mengusung semangat sinergi dengan berbagai pihak di hari jadi ke-21 ini.

"Kita fokus membangun kolaborasi dan sinergi, baik antar pemerintah kota, pusat maupun dengan mitra lain. Termasuk dengan APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia. Saya hari ini berbesar hati karena Ketua Apkasi (Bupati Dharmasraya) berkenan untuk hadir juga bersama-sama kita. Jadi, kita akan membangun kolaborasi dengan semua," ungkap Bima yang juga Wali Kota Bogor ini.

Apeksi juga meluncurkan program Datakota untuk membantu dalam mengambil keputusan atau kebijakan melalui data dan informasi yang berkualitas.

"Kita malam ini luncurkan Datakota. Jadi data ini yang sangat diperlukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Ada data investasi, data potensi daerah, UMKM dan lain-lain. Ini kita akan bangun dan targetnya data ini akan bisa digunakan tidak saja untuk peluang investasi tapi juga untuk perencanaan pembangunan dan lain sebagainya. Sehingga targetnya bisa menyumbang pada peningkatan PAD. Karena APEKSI ini merepresentasikan 70 juta penduduk di Indonesia dan 200 triliun APBD," jelas Bima.

Bima menargetkan, Datakota ini akan rampung dalam tiga tahun. "Secara bertahap Datakota ini akan kita bangun, sehingga pada nantinya betul-betul menjadi referensi kebijakan. APEKSI ini kita harap tidak hanya menjadi target sosialisasi dan juga tidak hanya menjadi sarana untuk berbagi pengalaman saja tetapi juga menjadi referensi kebijakan dari pemerintah pusat," pungkasnya.

Pada momen ini juga turut dihadirkan peluang sinergi dan kerja sama dengan Bakrie Autoparts, OVO, Shopee, Bank BJB, Bank Mandiri, POS Indonesia, DANA, Telkom dan Bank Syariah Indonesia.

(ega/ega)