Novel Baswedan Anggap Keputusan 'Singkirkan' 51 Pegawai Lawan Arahan Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 26 Mei 2021 08:17 WIB
Novel Baswedan
Novel Baswedan (Farih/detikcom)

Meski demikian, Novel mengatakan dirinya dan rekan-rekannya yang tak lolos TWK akan tetap berjuang. Namun, kata dia, perjuangan yang dilakukan tidak selalu berhasil.

"Upaya pelemahan KPK dengan segala cara ini bukan hal yang baru, dan penyingkiran pegawai KPK yang ditarget ini bisa jadi merupakan tahap akhir untuk mematikan perjuangan pemberantasan korupsi. Saya yakin kawan-kawan akan tetap semangat, karena memang tidak semua perjuangan akan membuahkan hasil. Tetapi kami ingin memastikan bahwa perjuangan memberantas korupsi yang merupakan harapan masyarakat Indonesia ini harus dilakukan hingga akhir, sehingga bilapun tidak berhasil, maka kami akan dengan tegak mengatakan bahwa kami telah berupaya dengan sungguh-sungguh hingga batas akhir yang bisa diperjuangkan," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan 51 pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) memiliki rapor merah. Ke-51 orang itu dikatakan tidak bisa dilakukan pembinaan. Hasil tersebut diumumkan setelah KPK bertemu dengan pihak BKN, KemenPAN-RB, hingga Kemenkumham.

"Sedangkan yang 51 orang ini kembali lagi dari asesor itu sudah warnanya dia bilang udah 'merah', dan dia tidak memungkinkan untuk dilakukan pembinaan," kata Alex dalam jumpa pers di BKN, Jakarta, Selasa (25/5/2021).

Sementara itu, 24 pegawai yang tidak lolos akan dilakukan pembinaan. Mereka akan melakukan pembinaan wawasan kebangsaan.

"Dari hasil pemetaan dari asesor dan kemudian kita sepakati bersama dari 75 itu, dihasilkan bahwa ada 24 pegawai dari 75 tadi yang masih dimungkinkan untuk dilakukan pembinaan sebelum diangkat menjadi ASN," katanya.


(man/haf)