Viral Guru SD Diduga Sebar Hoaks Israel-China, Disdik DKI Turun Tangan

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 25 Mei 2021 14:16 WIB
LONDON, ENGLAND - AUGUST 03:  A persons finger is posed next to the Whatsapp app logo on an iPhone on August 3, 2016 in London, England.  (Photo by Carl Court/Getty Images)
Ilustrasi. (Foto: Carl Court/Getty Images)
Jakarta -

Viral seorang guru SD di Jakarta Selatan menyebarkan hoax di pesan berantai grup WhatsApp menyinggung eks mantan Presiden Israel, Shimon Peres. Dinas Pendidikan DKI pun turun tangan.

Hoax yang disebar guru SD itu diunggah oleh anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP Ima Mahdiah. Ima menampilkan tangkapan layar hoax yang disebarkan sang guru SD. Di kalimat yang disebarkan sang guru terlihat kalimat yang menyinggung Shimon Peres dan China.

"Beberapa hari lalu saya melihat postingan ini di Twitter. Dan saya kaget seorang guru bisa memposting hal seperti ini di grup para guru DKI," ungkap Ima dalam cuitannya, seperti dilihat Selasa (25/5/2021).

"Bisa dibayangkan betapa bahayanya jika guru yang seharusnya menjadi panutan malah menyebarkan hoax seperti itu?" lanjutnya.

Dalam cuitan lainnya, Ima meminta Disdik DKI mengeluarkan guru tersebut agar menimbulkan efek jera. Menurutnya, kasus kebencian ini harus diputus secepatnya.

Terpisah, pejabat Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah mengatakan pihaknya sudah turun tangan. Guru SD tersebut sedang diberi pembinaan oleh Disdik.

"Sudah dipanggil, sudah dibina oleh Bidang PPK Dan SD dan adapun sanksinya masih proses," ujar pejabat Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah saat dikonfirmasi.

Taga mengatakan hingga saat ini guru tersebut belum dipanggil oleh DPRD DKI. Namun, lanjut Taga, sang guru telah mengakui kesahalahannya.

"Yang bersangkutan sudah mengakui Itu kesalahan fatal yang tidak boleh dilakukan guru. Belum (diberi sanksi) tapi masih investigasi ke Bidang PPK Dan SD," kata Taga.

(idn/idn)