MS Aceh Vonis Bebas Pemerkosa Ponakan, Jaksa Ajukan Kasasi

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 24 Mei 2021 14:44 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Ilustrasi Palu Hakim (Ari Saputra/detikcom)
Banda Aceh -

Mahkamah Syar'iyah (MS) Aceh memvonis bebas pria terduga pemerkosa keponakan di Aceh Besar, Aceh, berinisial DP. Kejari Aceh Besar bakal mengajukan kasasi terkait putusan tersebut.

"Kita akan kasasi," kata jaksa penuntut umum Kejari Aceh Besar, Shidqi Noer Salsa, saat dimintai konfirmasi, Senin (24/5/2021).

Shidqi mengatakan pengajuan kasasi dilakukan setelah Kejari Aceh Besar menerima putusan dari MS Aceh. Dia menjelaskan alasan pengajuan kasasi.

"Karena di MS Jantho diputus sesuai tuntutan. Sedangkan di MS Aceh dibebaskan," ujarnya.

Sebelumnya, kasus dugaan pemerkosaan yang terjadi terhadap anak di bawah umur itu diduga dilakukan ayah kandung korban MA dan paman korban DP. Keduanya diadili dalam berkas terpisah.

Dalam persidangan, jaksa penuntut umum (JPU) menuntut DP dengan hukuman 200 bulan penjara. Majelis hakim memvonis DP pada Selasa (30/3) sesuai dengan tuntutan JPU.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan jarimah pemerkosaan terhadap orang yang memiliki hubungan mahram dengannya, sebagaimana dakwaan alternatif kedua," putus majelis hakim MS Jantho.

Terdakwa tidak terima dengan putusan itu lalu mengajukan banding ke MS Aceh. Apa kata majelis hakim MS Aceh?

"Membebaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum. Memerintahkan agar terdakwa untuk dikeluarkan dari tahanan seketika itu juga," putus hakim seperti dikutip detikcom, Minggu (23/5).

Hakim MS Aceh menyatakan DP tidak terbukti bersalah memperkosa orang yang memiliki hubungan mahram dengannya dakwaan alternatif kedua, yang diatur dalam pasal 49 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Putusan itu diketuk majelis hakim, Kamis (20/5).

Tonton juga Video: Perampok dan Pemerkosa ABG di Bekasi Masih Buron

[Gambas:Video 20detik]

(agse/haf)