Jabatan Dicibir Partai Ummat, Ngabalin Sindir Amien Rais Tokoh Gagal

Haris Fadhil - detikNews
Sabtu, 22 Mei 2021 13:48 WIB
Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin
Ali Mochtar Ngabalin (Andhika Prasetia/detikcom)

Amien Rais mengawali pembicaraan dengan menjelaskan secara panjang lebar mengenai proses reformasi 23 tahun lalu. Dia kemudian membandingkannya dengan kondisi saat ini. Menurut Amien Rais, kondisi sekarang jauh lebih genting. Mantan Ketua MPR itu mewanti-wanti Jokowi agar mengakhiri periode kepemimpinannya dengan baik.

"Jadi ini pesan saya kepada Pak Jokowi, mohon, masih 3 tahun lagi panjenengan, dipikir lebih dalam lagi gitu, karena kita melihat Pak Harto 32 tahun, akhirnya juga kemudian lengser, kemudian kan kita sebagai manusia kasihan. Bung Karno apalagi, pemimpin besar revolusi 9 tahun berkuasa, kemudian juga kita tahu akhirnya seperti itu. Kemudian jangan sampai kemudian Pak Jokowi berakhir kurang eleganlah," kata Amien Rais.

Ngabalin kemudian pasang badan membela Jokowi. Ngabalin mengatakan, di mata Amien Rais, semua tentang Jokowi dianggap tidak baik. Menurutnya, Amien Rais tak pernah puas dengan semua yang dilakukan Jokowi.

"Ya kalau pandangan Pak Amien itu, apa yang baik dari Pak Jokowi semuanya tidak baik. Semua tidak ada yang elegan, semua tidak elegan di mata Pak Amien. Kan begitu. Tidak ada yang baik di mata Pak Amien itu dari seorang Jokowi. Saya tidak tahu sampai di mana ketidakpuasan Pak Amien itu di mana, saya tidak tahu," kata Ngabalin saat dihubungi, Jumat (21/5).

Partai Ummat kemudian membela Amien Rais. Menurut Partai Ummat, mulut Ngabalin tak setinggi jabatannya.

"Sungguh sangat disayangkan ucapan yang keluar dari mulut Ngabalin itu tidak setinggi jabatannya," kata Waketum Partai Ummat Agung Mozin.


(haf/idh)