Pria Bejat Cabuli Bocah di Masjid Pangkalpinang karena Nonton Film Porno

Deni Wahyono - detikNews
Kamis, 20 Mei 2021 21:23 WIB
Pelajar berinisial IZ (16) ditangkap usai perbuatannya mencabuli bocah perempuan di masjid viral
Pelajar berinisial IZ (16) ditangkap usai perbuatannya mencabuli bocah perempuan di masjid viral. (Deni Wahyono/detikcom)

Sebelum mengamankan pelaku IZ, sebelumnya tim buser juga berhasil mengamankan satu orang yang mirip dengan ciri-ciri pelaku. Namun ternyata orang tersebut bukan IZ.

"Jadi memang benar ada dua orang yang diamankan. Kedua orang ini identik sama, dari nama, umur, fisik sama, dari ciri-ciri mata, rambutnya pun sama. Maka kami tidak mau ambil risiko kami amankan dua duanya yang patut diduga pelakunya," katanya.

Adi menyebut saat itu sangat minim petunjuk-petunjuk hanya CCTV. Pengurus masjid dan sekitarnya tidak ada yang mengenal korban (saat belum melapor), termasuk pelaku.

"Jadi hanya korban yang tau persis muka pelakunya. Jadi keduanya kita amankan untuk ditunjukkan ke korban. Jadi setelah ditunjukkan fotonya, yang kita tangkap pertama ternyata buka pelakunya, pelakunya yakni IZ yang ditangkap di Desa Sempan yang ditangkap kedua," tegasnya.

"Jadi saya minta segera dihapus, karena yang pertama diamankan bukan pelakunya, melainkan yang ditangkap kedua di Desa Sempan. Ini saya klarifikasi mengingat masa depan anak tersebut," tambah dia.

Rekaman CCTV merekam aksi bejat IZ. Rekamannya pun viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 03.24 menit itu, terlihat seorang pria berbaju putih dan celana hitam mendekati seorang anak perempuan yang sedang mengikuti ibunya salat. IZ terlihat membuka ritsleting celananya dan diduga melakukan aksi pencabulan terhadap perempuan itu.

Pengurus Masjid Baitul Makmur Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel), Saipul Anwar, membenarkan rekaman CCTV yang viral terjadi di masjidnya. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (16/5).

"Iya betul memang disini. Kejadian sudah tiga hari yang lalu, Minggu malam Senin, saat salat Isya," kata Saipul saat ditemui detikcom, Selasa (18/5).


(aud/aud)