Pemudik Tularkan COVID ke 10 Warga di Ciracas, Polisi Lakukan Micro-lockdwon

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 20 Mei 2021 16:56 WIB
Jakarta -

Polda Metro Jaya sudah melakukan tes swab antigen kepada 9.302 pemudik yang kembali ke Jakarta. Sejak 16-19 Mei 2021 swab antigen dilakukan, total 192 orang di antaranya reaktif COVID-19.

"Hasilnya ditemukan 192 yang reaktif atau positif dari warga Jakarta yang kemarin mudik," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (20/5/2021).

Menurut Yusri, ratusan pemudik yang reaktif kini telah menjalani isolasi mandiri. Tempat isolasi itu mulai dari Rumah Sakit Darurat COVID Wisma Atlet hingga isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Isolasi mandiri 99 orang dan di Wisma Atlet 52 orang. Selain itu juga dirujuk di tempat lain baik itu di rumah sakit dan alamat yang di luar wilayah hukum Polda Metro Jaya," ujar Yusri.

Yusri kemudian mencontohkan efek penyebaran virus Corona dari para pemudik. Dia mengatakan di daerah Ciracas ada 10 orang yang terkonfirmasi positif virus Corona saat arus balik libur Lebaran terjadi.

"Contoh paling gampang saja di daerah Jaktim di Ciracas dan Cipayung. Ciracas itu sampai menyebar 10 orang di RT. Makanya kita lakukan micro-lockdown di sana," ujar Yusri.

"Kalau di Cipayung dari 25 warga yang mudik kita lakukan swab antigen ada 16 yang positif dan sekarang semua kita isolasi mandiri," sambungnya.

Lebih lanjut Yusri mengatakan pihaknya pun telah mewanti-wanti perihal puncak arus balik libur Lebaran. Dia memprediksi akhir pekan ini menjadi puncak para pemudik kembali ke Jakarta.

Untuk itu, dia mewajibkan tiap pemudik yang kembali ke Jakarta mengantongi surat keterangan bebas COVID-19.

"Sabtu dan Minggu ini puncak arus mudik balik. Mudah-mudahan masyarakat mau sadar tinggal di Jakarta walau larangan mudik kemarin mau berangkat mudik juga. Tolong swab antigen dari daerah asal dia berangkat karena akan dilakukan pemeriksaan," pungkas Yusri.

(ygs/mea)