Hakim Tunda Pembacaan Putusan Gugatan Polusi Udara

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 20 Mei 2021 12:56 WIB
Sidang Gugatan Polusi Udara
Sidang Gugatan Polusi Udara (Foto: Zunita/detikcom)
Jakarta -

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menunda pembacaan putusan terkait gugatan Koalisi Ibu Kota tentang polusi udara. Sidang ditunda karena bukti yang diterima hakim belum lengkap.

"Hari ini acaranya pembacaan putusan, namun demikian karena beberapa hal yang masih perlu kami konfirmasi ke para pihak, maka hari ini putusannya belum kita bacakan," ujar hakim ketua Saifudin Zuhri di PN Jakpus, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (20/5/2021).

Hakim pun menunda sidang pembacaan putusan hingga 10 Juni 2021 mendatang. Hakim meminta waktu mempelajari berkas perkara.

"Jadi kita perlu waktu untuk mempelajari lebih lanjut gitu ya, kita tunda untuk putusannya jadi kita bacakan hari Kamis, 10 Juni 2021," tutup hakim Saifudin.

Sementara itu, pengacara Koalisi Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Koalisi Ibu Kota), Ayu Eza Tiara mengaku kecewa karena sidang sebelumnya sudah ditunda. Dia berharap putusan hakim nantinya bisa memihak warga Jakarta.

"Sebenarnya kita kecewa ya, karena kenapa, kita sudah hampir 2 tahun sidang. Jni prosesnya yang lama sekali, kalau kita bandingkan dengan gugatan yang lain ini mungkin gugatan (polusi udara) yang paling lama," kata Ayu.

Ayu berharap hakim pada sidang selanjutnya bisa memutuskan perkara ini dengan memenangkan gugatan ini. Ayu menegaskan tuntutan ini hanya untuk membuat pemerintah membuat kebijakan yang baik untuk masyarakat.

"Kami berharap dari 3 Minggu ke depan hakim bisa berpihak pada kami, dan setelah itu juga kita harap dari pihak tergugat tidak mengajukan banding atau kasasi karena prosesnya akan lama sekali. Ini bukan bicara soal uang, ini kita cuma menuntut pemerintah untuk membuat kebijakan, kalau Omnibus Law saja pemerintah bisa membuat UU yang kurang setahun, kenapa sih untuk aturan seperti ini Pemerintah tidak bisa bekerja cepat," pungkas Ayu.

Diketahui, Kelompok masyarakat yang menamakan diri Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Ibu Kota) mengajukan gugatan perdata terkait polusi udara Jakarta dan sekitarnya. Mereka menuntut pemerintah bisa mengendalikan pencemaran udara.

Dalam gugatan perdata itu sebelumnya disebutkan para tergugat antara lain Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Selain itu, tercantum turut tergugat yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

Lihat Video: Pagi Ini, Kualitas Udara Jakarta Kembali Terburuk di Dunia

[Gambas:Video 20detik]



(zap/knv)