Round-Up

Teguran Keras untuk Wakil Rakyat PAN 'Wakili Warga Liburan'

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 19 Mei 2021 20:32 WIB
Young girl using smart phone,Social media concept.
Ilustrasi media sosial (Foto: dok. Thinkstock)
Jakarta -

Wakil rakyat anggota DPRD Banten dari Fraksi PAN, Dede Rohana, viral karena berkelakar 'mewakili masyarakat ke pantai'. Tindakan itu mendapat teguran dari PAN tempatnya bernaung.

Video yang dibuat Dede beredar luas di dunia maya. Dalam video itu dia meminta kepada masyarakat untuk tidak berwisata ke Pantai Anyer saat libur Lebaran. Cukup dia saja yang mewakili rakyat untuk berwisata.

Video diambil oleh Dede di sebuah hotel dengan latar belakang pantai di Anyer. Video itu sebetulnya sudah ia hapus di akun TikTok-nya, lantas mengunggah klarifikasi dan permohonan maaf.

Saat dimintai konfirmasi, ia menjelaskan alasan mengunggah video itu. Katanya, sebelum hari raya, ia sudah mendengar bahwa tempat wisata tetap dibuka asalkan untuk warga lokal.

"Maka saya seminggu sebelum hari raya sudah booking untuk keluarga," katanya saat dihubungi di Serang, Selasa (18/5/2021).

Pada Sabtu (15/5), karena tidak ada larangan, ia berangkat dari rumahnya di Cilegon ke Anyer sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu jalanan menuju kawasan pantai masih relatif lancar. Begitu siang hari, baru terjadi lonjakan jumlah pengunjung dan membuat kepolisian harus menutup akses ke pantai.

"Malam Minggu Gubernur panik lihat tempat wisata rame di mana-mana. Dia mengumumkan tempat wisata rame ditutup sampai akhir bulan," lanjutnya.

Saat ada instruksi itu, ia sudah berada di hotel. Ia bahkan harus bertanya ke pengelola dan PHRI apakah hotel bisa tetap operasi. Karena, jika ditutup, ia tak keberatan untuk pulang asalkan sisa biaya dikembalikan.

Penutupan lokasi wisata, katanya, memang dilakukan karena membeludaknya pantai. Ia membuat video sebatas untuk imbauan, tapi dikemas dengan cara yang ia anggap lucu.

"Saya sebagai anggota DPRD bikin imbauan tapi lucu, 'Eh, kalian jangan ke pantai terlalu rame, udah cukup saya aja yang wakilin'. Bercanda, masa wisata saya wakili," ujarnya.

"Saya niatnya hanya memberikan imbauan dibumbui biar orang nggak boring. Adapun kalau pernyataan saya kurang pas, kurang berkenan, saya mohon maaf," lanjutnya.