5.051 Penumpang Bus AKAP di Jakarta Dites Corona, 46 Reaktif

Tiara Aliya - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 17:54 WIB
Bus AKAP di Terminal Kalideres tetap beroperasi, Kamis (6/5/2021).
Bus AKAP di Terminal Kalideres tetap beroperasi. (Kadek/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta menggelar pemeriksaan COVID-19 di 2 terminal angkutan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang beroperasi selama larangan mudik. Dari ribuan penumpang yang dites, 46 orang dinyatakan reaktif COVID-19.

"Hasil pemeriksaan kami sampai tanggal 17 Mei kemarin total yang diperiksa itu 5.051 penumpang, yang positif itu 46 orang," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat dihubungi, Selasa (18/5/2021).

Dua terminal tersebut adalah Terminal Pulogebang di Jakarta Timur dan Terminal Kalideres di Jakarta Barat. Para penumpang yang hendak bertolak ke luar Jakarta menjalani pemeriksaan COVID-19 rapid antigen dan GeNose.

"Yang positif langsung di karantina bersama rekan-rekan Dinas Kesehatan melakukan tes PCR hasilnya negatif dia bisa melanjutkan, yang positif langsung dikarantina," jelasnya.

Kemudian, per hari ini, Syafrin melaporkan sebanyak 4 penumpang di Terminal Pulo Gedang dinyatakan reaktif COVID-19. Perinciannya, 2 penumpang kedatangan masing-masing dari Kudus dan Purwokerto. Kemudian, dua penumpang masing-masing hendak bertolak ke Padang dan Pekalongan.

"Saat ini mereka masih dikarantina di Terminal Pulogebang, kemudian dari labkes sudah melakukan PCR tadi, insyaallah besok ada hasilnya. Kalau hasilnya positif, kami akan rujuk ke wisma atlet. Tapi kalau negatif, yang bersangkutan bisa pulang ke rumah," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta kembali membuka seluruh terminal yang ada di Ibu Kota besok. Kembali beroperasinya terminal di DKI itu setelah aturan larangan mudik Lebaran berakhir hari ini.

"Mulai besok tanggal 18 (Mei) terminal Kampung Rambutan dan terminal Tanjung Priok itu akan beroperasi normal," ujar Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo saat dikonfirmasi, Senin (17/5/2021).

Meski demikian, para penumpang bus AKAP nantinya akan tetap diminta menunjukkan surat bebas COVID-19. Syafrin mengatakan pihaknya akan meminta penumpang AKAP yang tidak memiliki surat bebas Corona menjalani tes menggunakan GeNose.

(mae/mae)