Sosok

'Sarapan' di Sekolah Pinggir Citarum, Gizi Bagi Pikiran dan Rohani

dtv - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 17:23 WIB
thumbnail sosok indra darmawan sekolah tepi citarum
Foto: 20Detik
Jakarta -

Indra Darmawan (48) selain mengajar matematika, juga menerapkan agar murid-muridnya memiliki akhlak yang baik. Salah satunya dengan membiasakan murid-muridnya melakukan hafalan Al-Qur'an. Selain itu, ada kegiatan salat duha dan belajar matematika dan fisika. 3 elemen tersebut disebut Indra adalah 'sarapan'.

"Mereka itu harus sarapan dengan 3 elemen. Pertama sarapan hafalan Al-Qur'an, kedua sarapannya salat duha, yang ketiga sarapannya matematika dan fisika. Itu adalah sarapan bagi mereka. Setelah sarapan dengan 3 elemen tadi baru mereka boleh berkegiatan yang lain. Setiap hari itu saja sarapannya. Jadi mereka sudah familiar dengan pelajaran-pelajaran itu," ujarnya.

Indra pun mempunyai target untuk murid-muridnya. Mereka harus melalui hafalan Al-Qur'an di setiap tahunnya.

"Target kami bahwa anak-anak SMP sampai dia lulus SMP mereka hafal minimal 3 juz. Begitu SMA, itu minimal 6 juz. Jadi 1 tahun 1 juz hafalannya. Itu targetnya," ujarnya.

Ternyata, Indra mempunyai alasan tersendiri mengapa mewajibkan 'sarapan' 3 elemen tersebut.

"Kita tidak mungkin membangun anak jago pelajaran sains nya tapi kering hatinya. Yang kita bangun adalah ruhiyah, fikriyah, jasadiyah. 3 unsur ini. Kita jangan sampai membangun anak hanya fikriyah (pola pikir) saja yang luar biasa. Tapi ruhiyah nya kering. Itu nanti akan jadi boomerang bagi kita, dan bagi orang tuanya. Justru mereka akan menjadi anak-anak yang soleh, anak-anak yang hafal Al-Qur'an, tetapi juga mereka anak-anak yang cerdas, pintar, didekatkan dengan sains." tegas Indra.

(gah/gah)