Penumpang Ramai Tes GeNose di Pelabuhan Ketapang, Polisi Minta Jaga Jarak

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 03:41 WIB
Penumpang ramai tes Genose di Pelabuhan Ketapang, polisi minta jaga jarak (Ardian/detikcom)
Foto: Penumpang ramai tes Genose di Pelabuhan Ketapang, polisi minta jaga jarak (Ardian/detikcom)
Banyuwangi -

Tempat tes GeNose di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi malam ini ramai didatangi oleh para penumpang. Mereka melakukan tes bebas COVID-19 saat hendak menyeberang ke Bali.

Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (18/5/2021), pukul 01.20 WIB, penumpang yang mengantre untuk tes GeNose itu merupakan pemudik yang tidak memiliki surat bebas COVID-19. Mereka diminta petugas untuk melakukan tes terlebih dahulu.

Antrean tes GeNose di Pelabuhan Ketapang sempat menimbulkan kerumunan. Melihat hal itu, polisi kemudian meminta para penumpang untuk menjaga jarak.

Petugas pengambil sampel GeNose, Nurfiyah mengatakan saat ini antrean untuk tes GeNose di Pelabuhan Ketapang sudah 400 orang. Menurutnya, belum semua penumpang terlayani.

"Ini sudah 400 orang sampai jam 01.10 WIB. Ini masih banyak yang antre," ujarnya kepada detikcom.

Di pelabuhan ASDP Ketapang terdapat 2 alat GeNose C19. ALat tersebut digunakan bagi para penumpang.

"Ada dua. InsyaAllah mampu melayani ini. Kita siap 24 jam untuk pelayanan," tambahnya.

Penumpang ramai tes Genose di Pelabuhan Ketapang, polisi minta jaga jarak (Ardian/detikcom)Penumpang sedang melakukan tes GeNose di Pelabuhan Ketapang (Ardian/detikcom)

Selain GeNose, antrean pemeriksan bebas COVID-19 dengan rapid test antigen dan swab. Salah satu pemudik, Rudi mengaku memilih untuk melakukan rapid tes antigen karena enggan mengantre tes GeNose.

"Memang lebih mahal harganya. Tapi lihat antrean GeNose pasti lama. Makanya pilih ini (rapid test antigen) lebih cepat," ujar Rudi, pemudik dari Banyuwangi.

Sementara itu, akibat antrean pemeriksaan yang membeludak, pemudik berjubel di selasar diminta polisi untuk tidak bergerombol. Polisi juga meminta pemudik untuk tetap memakai masker agar terhindar dari penularan COVID-19.

"Ayo jaga jarak. Mohon tidak bergerombol. Maskernya tetap di pakai. Ayo pak pakai maskernya," ujar petugas polisi.

Diketahui, aturan larangan mudik telah berakhir hingga 17 Mei 2021. Sejumlah penumpang ramai datang ke Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi, mereka hendak menyeberang ke Bali.

Meski larangan mudik sudah berakhir, petugas tetap membuat pos penyekatan hingga 24 Mei. Para penumpang yang hendak menyeberang pun tetap wajib menunjukkan surat bebas COVID-19.

(man/man)