Hari Terakhir Larangan Mudik, Petugas Perketat Pemeriksaan Dokumen Kesehatan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 17:03 WIB
Larangan mudik Idul Fitri berlaku hingga hari ini. Di hari terakhir, masih ada pengendara yang diputar balik di pos pemeriksaan Simpang Gadog, Bogor.
Ilustrasi lalin di hari terakhir larangan mudik. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Masa larangan mudik Lebaran 2021 memasuki hari terakhir. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan pemeriksaan dokumen kesehatan akan terus diperketat.

Ketentuan syarat perjalanan penumpang dalam negeri akan kembali mengacu pada adendum SE Satgas Nomor 13. Dalam aturan tersebut, perjalanan udara, laut, kereta api, dan penyeberangan wajib menunjukkan dokumen negatif COVID-19 yang berlaku 1x24 jam.

Adapun untuk pelaku perjalanan darat, baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi, pelaksanaan tes antigen acak akan diperpanjang, khususnya di jalan nasional maupun Jabodetabek. Ini dilakukan dalam rangka mencegah potensi lonjakan kasus positif COVID-19 sebagai dampak perjalanan pasca-Lebaran.

"Hari ini kami bersama Satgas dan Kementerian Kesehatan sepakat untuk terus memperketat pemeriksaan dokumen kesehatan terhadap semua penumpang dan pengguna jalan di semua moda transportasi . Hal ini mempertimbangkan masih besarnya potensi mobilitas yang dilakukan pasca tanggal 17 Mei 2021 khususnya yang berasal dari Sumatera dan Jawa Tengah, Jawa Barat serta Jawa Timur yang masuk ke Jawa/Jabodetabek," kata Budi Karya dalam keterangan tertulis, Senin (17/5/2021).

Budi juga meminta seluruh pihak memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan baik di seluruh fasilitas publik. Selain itu, jumlah petugas maupun intensitas pengawasannya harus ditingkatkan.

Berdasarkan data hingga 15 Mei 2021, terjadi penurunan mobilitas penumpang di semua moda transportasi hingga 84% di masa larangan mudik Lebaran. Penurunan tertinggi terjadi di transportasi udara dengan rata-rata penumpang harian turun hingga 93% dibandingkan hari biasa pada April 2021. Sedangkan transportasi untuk logistik tidak ada penurunan, bahkan terdapat beberapa peningkatan.

Meski terjadi penurunan signifikan, semua pihak diminta mewaspadai aktivitas perjalanan masyarakat di masa pasca-larangan mudik, yaitu 18-24 Mei 2021. Apalagi saat ini terjadi peningkatan kasus positif di Sumatera dalam beberapa minggu terakhir.

Oleh karena itu, pengetatan di pelabuhan penyeberangan Bakauheni perlu ditingkatkan. Untuk diketahui, sejak 15 Mei 2021, telah diberlakukan ketentuan wajib membawa hasil rapid antigen.

Penumpang juga diminta menjalani tes secara mandiri lebih awal di daerah asalnya untuk menghindari penumpukan di pelabuhan. Dengan pengetatan pemeriksaan tersebut, diharapkan masyarakat yang masuk ke Jawa tidak berpotensi menularkan kasus COVID-19.

Simak juga Video: Satgas Menilai Larangan Mudik Menurunkan Mobilitas Masyarakat

[Gambas:Video 20detik]



(knv/bar)