Danny Ungkap Oknum ASN Disdik Makassar Jual Tanda Tangan Rp 2 Juta ke Guru

Ibnu Munsir - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 16:41 WIB
Wali Kota Makassar Danny Pomanto (Ibnu Munsir/detikcom).
Wali Kota Makassar Danny Pomanto (Ibnu Munsir/detikcom)
Makassar -

Wali Kota Makassar Ramdhan 'Danny' Pomanto mengungkap adanya oknum aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Pendidikan (Disdik) yang menjual tanda tangan Rp 2 juta kepada para kepala sekolah (kepsek) dan guru. Tanda tangan itu dijual untuk kemudahan pengurusan administrasi di Disdik Makassar.

"Laporan yang saya dapat sebelumnya bahwa setiap tanda tangan itu Rp 2 juta," kata Danny saat ditemui di Balai Kota Makassar, Senin (17/5/2021).

Menurut Danny, kasus ini terungkap setelah dirinya mendapat keluhan dari guru hingga kepala sekolah. Mereka mengkonfirmasi ke Danny apakah pungutan Rp 2 juta dibenarkan oleh Pemkot Makassar.

"Apa saja (yang datang mengurus tanda tangan) tanda tangan? Ya mereka kepala sekolah atau guru-guru, sehingga saya ambil tindakan semua harus virtual saja nanti (pengurusannya), termasuk tanda tangan virtual. Kepala sekolah dan guru yang mengurus kemudian mengeluh karena ada yang minta Rp 2 juta satu kali tanda tangan," ujarnya.

Namun Danny belum mau mengungkap siapa oknum ASN yang dimaksud. Dia hanya menegaskan akan mencopot oknum tersebut dari jabatannya.

"Oknum di Disdik (Dinas Pendidikan) yang jelas ada oknum ASN Disdik menjual, saya dengar juga ada diduga pemaksaan Kepsek beli foto (Wali Kota)," tegasnya.

Danny juga mengungkap program penataan ulang ASN atau resetting secara total akan dilakukan di Disdik Makassar.

"Iya (copot ASN yang jual tanda tangan), total resetting, salah salah satu evaluasi total itu Dinas Pendidikan," paparnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Makassar Nilma Palamba turut mengomentari kasus ini. Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2