13 Pemudik Naik Pikap Disetop di Bitung, Langsung Dites COVID

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 15:04 WIB
13 orang pulang dari mudik naik pikap disetop di Bitung dan dites Covid
Sebanyak 13 orang pulang dari mudik naik pikap disetop di Bitung dan dites COVID. (Kadek/detikcom)
Tangerang -

Sebuah mobil pikap yang mengangkut 13 orang disetop polisi di pos tes swab di Bitung, Tangerang. Belasan orang yang baru balik mudik dari Lebak, Banten itu langsung dites swab antigen oleh petugas.

"Terkait mobil pikap yang kita amankan karena penumpangnya banyak, lalu bukan peruntukannya untuk mengangkut penumpang. Setelah kita tanyakan tadi, yang bersangkutan baru pulang dari Lebak, Banten," kata Kasatlantas Polres Tangerang Selatan AKP Bayu Marfiando di lokasi, Senin (17/5/2021).

Bayu menjelaskan 13 orang itu langsung dites swab. Jika dari salah satunya positif akan dikirim ke rumah lawan COVID di Tangsel.

"Oleh karena itu, kita lakukan swab antigen dengan harapan apabila nanti negatif kita teruskan perjalanan, apabila salah satu positif, akan kita rujuk ke rumah lawan COVID di Hotel Yasmin. Dari Lebak Banten mau ke Paku Haji dengan alasan mereka dari rumah keluarga beberapa hari, bisa dikatakan baru pulang mudik," sambungnya.

Bayu menuturkan mobil pikap itu mengangkut sekitar 13 orang penumpang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa. Para penumpang kata Bayu, akan diarahkan untuk melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum setelah melaksanakan tes swab.

"Tadi total ada sekitar 13 orang, ada anak-anak ada orang dewasa. Sudah kita sampaikan, apabila melanjutkan perjalanan, kita arahkan menggunakan kendaraan angkutan umum," tuturnya.

Sementara itu, sopir mobil pikap bernama Muhammad Rizky (32) mengaku baru pulang silaturahmi dari rumah saudaranya. Dia mengatakan mobil pribadi tidak dapat menampung keduabelas anggota keluarganya, sehingga terpaksa diboyong dengan mobil pikap.

"Saya dari Rangkas, dari rumah saudara abis silaturahmi, mau ke Tangerang paku haji. Adalah sekitar 12 orang keluarga semua. Karena keluarga banyak ada 12 orang, mobil pribadi juga ga muat," ujarnya.

Lebih lanjut Rizky mengatakan, setelah disetop petugas, dia dan belasan keluarganya dites swab. Dia menyampaikan bahwa hasil tes swab semuanya negatif.

"Langsung ditangani dokter kepolisian hasilnya negatif semua. Belum baru ini. Ternyata yang selama info masyarakat takutkan tentang swab tidak menakutkan. Swab-nya gratis tanpa dipungut biaya," imbuhnya.

Tonton juga Video: Arus Balik, Pemudik Dites Antigen Acak di Jalur Pantura Subang

[Gambas:Video 20detik]

(mea/mea)