Spotlight

Analisis Psikolog soal Rentetan Viral Orang Memaki di Momen Libur Lebaran

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 14:24 WIB
Hendak ke Anyer, Wanita maki petugas saat diminta putar balik (Istimewa)
Hendak ke Anyer, wanita ini memaki petugas saat diminta putar balik. (Dok. Istimewa)

Diberitakan sebelumnya, penumpang mobil berpelat B yang melintas di Pos Penyekatan Bogor-Sukabumi malah 'ngegas' karena ogah diputar balik. Detik-detik kejadian tersebut terekam video dengan durasi 23 detik dan tersebar di aplikasi perpesanan.

"Kejadian sekitar pukul 09.00-09.30 WIB, tadinya dia melintas di pos penyekatan Benda, sudah diputarbalikkan. Mengaku dari Bekasi, dia sempat argumen juga dengan saya," kata Kapolsek Cicurug Resor Sukabumi Kompol Parlan kepada detikcom, Sabtu (15/5/2021).

Penumpang mobil yang diketahui bernama Hesti itu sampai memaki dengan kata-kata kasar. Namun dia sudah meminta maaf dan mengaku khilaf.

Aksi marah-marah dengan berkata kasar juga dilakukan oleh seorang wanita bergamis kuning. Dalam adegan video yang viral, tampak wanita itu memaki habis-habisan kurir di depannya karena merasa barang yang dibelinya tidak sesuai dengan pesanannya. Bahkan kalimat kasar pun dilontarkannya.

Aksi marah-marah juga dilakukan oleh seorang wanita kepada petugas di pos penyekatan simpang Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon bikin heboh. Wanita itu kini dicari polisi dan akhirnya tertangkap.

Video wanita marah-marah ke petugas itu tersebar di media sosial seperti dilihat, Minggu (16/5/2021). Dalam video yang beredar, terlihat wanita yang mulanya duduk di samping kursi pengemudi itu bahkan sempat ke luar mobil untuk memaki petugas.

Tak hanya memaki, wanita itu turut memukul mobil yang ditumpanginya. Wanita itu diketahui hendak pergi ke Anyer, Serang, Banten. Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan petugas Satreskrim Polres Cilegon sudah bergerak untuk menangkap wanita itu. Namun Sigit enggan mengungkap identitas wanita itu karena masih dalam pengejaran.

"Sudah diidentifikasi, sudah ada informasi sudah masuk, jadi mohon doanya dalam waktu yang tidak lama segera kita amankan," kata Sigit saat dimintai konfirmasi, Minggu (16/5). Hari ini, perempuan itu akhirnya ditangkap.


(rdp/tor)