Saksi Cerita Detik-detik Sedan Tabrak 8 Orang di Bekasi: Korban Tergeletak

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 13:49 WIB
Penampakan warung yang ditabrak mobil Toyota Camry di Pondok Gede, Bekasi
Penampakan warung yang ditabrak mobil Toyota Camry di Pondok Gede, Bekasi (Sachril/detikcom)
Bekasi -

Mobil Toyota Camry yang dikendarai pria inisial SH menabrak 8 orang di Jl Raya Jati Makmur, Pondok Gede, Kota Bekasi. Beruntung, para korban selamat dan hanya mengalami luka-luka.

Seorang saksi, Intan (23), mengungkap detik-detik kecelakaan tersebut. Menurut wanita yang bekerja sebagai pedagang kacamata ini, mobil Camry itu awalnya menabrak dua sepeda motor.

"Kalau di sini mah kayaknya dua, yang saya lihat dua (motor)," ujar Intan di Jalan Raya Jati Makmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (17/5/2021).

Intan menjelaskan peristiwa ini terjadi Minggu (16/5) sekitar pukul 16.00 WIB, tepat di depan lapaknya berjualan kacamata. Di lokasi ini, ada korban satu keluarga yang terdiri atas 4 orang dan 3 orang di sepeda motor lainnya.

Intan mengaku tidak tahu awal mula kejadian kecelakaan sampai mendengar bunyi benturan keras. Saat itu Intan melihat para korban sudah tergeletak.

"Kalau ibu-ibunya (korban) mah waktu di sini belum sadar. Iya, pingsan. Terus kalau yang dua anak, muka ininya (seperti tergores), nggak berdarah, kayak lembap gitu. Kalau ibu-ibu di sini yang saya tolongin bibirnya doang sama luka kecil doang, sih," ungkapnya.

Warga lainnya, Sanudin (65), menyebut tidak mengetahui pasti kronologi awal kejadian tersebut. Selain menabrak pengendara sepeda motor, Sanudin mengaku melihat pengemudi Camry juga menabrak satu mobil dan warung, yang lokasinya tak jauh dari PLN Jati Makmur.

"Kalau saya tahu, saya keluar dari rumah, saya menuju ke arah sini, PLN (Jati Makmur). Saya lihat keadaan sini memang sudah ramai. Tapi yang nabrak-nabrak saya tidak tahu. Tapi saya lihat itu mobil Feroza hancur sampingnya. Ada (juga) lihat ibu-ibu lagi geletak, sama anaknya lagi diobatin. Itu depan PLN itu. Setelah itu, saya jalan, kirain saya di lokasi itu saja kejadian. Pas saya lihat lagi kejadian inilah (tabrakan lagi di) tempat bensin (sebuah warung) itu," ucap Sanudin.

Dia bercerita bensin-bensin yang dijual warung itu berceceran ke jalan. Sanudin sempat mengira pemilik warung menjadi korban akibat peristiwa tersebut. Namun, sambungnya, pemilik warung itu selamat.

Sanudin melanjutkan mobil Camry itu tidak berhenti setelah menabrak warung.

"Cuma saya lihat ramai ini, dia (pemilik warung) punya botol, berantakan. Bersin-bersin banyak yang tumpah. Untungnya si bapak yang punya warung tidak ada di tempat. Lagi nggak ada di tempat (pemilik warung). Memang saya lihat, kirain saya kena (tabrak) atau gimana, nggak tahu. Nggak lama kemudian bapaknya yang punya warung ada. Di situlah saya lihat, alhamdulillah bapak itu selamat, nggak ada luka," jelas Sanudin.

Lihat juga video 'Pecah Ban, Pikap Tabrak Truk dan Dua Motor di Pantura Subang':

[Gambas:Video 20detik]



(sab/mea)