Pencari Suaka Asal Afghanistan Demo Kantor UNHCR Jakarta

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 13:09 WIB
Pencari suaka asal Afghanistan demo di depan UNHCR (Karin-detikcom)
Pencari suaka asal Afghanistan berdemo di depan UNHCR. (Karin/detikcom)
Jakarta -

Pencari suaka yang berasal dari Afghanistan menggelar demonstrasi di depan kantor The United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), Jakarta. Mereka menuntut pemukiman kembali.

Pantauan detikcom pukul 12.30 WIB, Senin (17/5/2021), terlihat puluhan pencari suaka berdemo di depan kantor tersebut. Mereka terlihat berorasi menuntut keadilan agar diberangkatkan ke negara yang menerima pengungsi.

Pencari suaka asal Afghanistan demo di depan UNHCR (Karin-detikcom)Pencari suaka asal Afghanistan berdemo di depan UNHCR. (Karin/detikcom)

Mereka juga membawa sejumlah poster. Ada beberapa poster yang digantung di pagar kantor tersebut.

"UNHCR, we want resettlement," demikian tulisan salah satu poster yang digantung.

Beberapa orang juga tampak menggelar karpet di depan kantor UNHCR. Mereka terlihat tiduran di atas karpet tersebut.

Terlihat juga anak balita dan anak-anak di dalam kumpulan pencari suaka asal Afghanistan tersebut. Salah satu dari mereka juga menaiki pagar dan berteriak dari luar.

"Keluar kamu dari dalam!" teriaknya.

Mereka juga meminta keadilan atas meninggalnya 13 teman mereka yang bunuh diri akibat tidak tahan karena ketidakjelasan hidup.

Salah satu pencari suaka, Zulfikar (30), mengatakan mereka berharap dipindah ke negara ketiga. Dia menyebut para pencari suaka butuh pekerjaan, yang disebutnya tak bisa didapatkan di Indonesia.

"Semua pada ke sini pada datang ke sini buat minta hak sampai ke negara tiga. Sampai kapan kita kayak gini? Kita juga butuh kerja, butuh belajar buat masa depan kami," ujar Zulfikar.

Zulfikar mengatakan para pencari suaka berharap dapat dipindahkan ke negara yang mau menampung pengungsi. Indonesia, menurutnya, menerima mereka sebagai tamu, bukan pencari suaka.

"(Pindah) ke negara yang terima kami yang nerima pengungsi kayak kami, kayak ada Australia, Amerika, Kanada. Kalau Indonesia itu kan nggak terima pengungsi cuma pengungsi itu kayak tamu di Indonesia," kata Zulfikar.

Pencari suaka lainnya, Ali Khan (27) mengatakan dirinya dan para pencari suaka lain sudah terlalu lama menunggu kepastian agar dapat dipindahkan ke negara ketiga. Ali sudah menunggu selama 8 tahun.

"Kalau kita tanya UNCHR mereka bilangnya mungkin kamu 20 tahun lagi tidak keluar. Kenapa? Emang kita salah apa? Emang kita nggak ada haknya? Orang-orang dari 2017, 2018, bisa pergi, kalau kita dari 2013, 2014 nggak bisa keluar sampe sekarang. Ya kenapa? Kita mau tahu masalahnya. Kenapa nggak bagi haknya? Kenapa nggak ada keadilan?," ucap Ali.

(haf/haf)