Suasana Stasiun Manggarai di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 09:19 WIB
Kondisi di Stasiun Manggarai usai libur lebaran.
Kondisi di Stasiun Manggarai usai libur lebaran (Adhyasta Dirgantara).
Jakarta -

Hari ini adalah hari pertama kerja usai libur lebaran atau Idul Fitri 1442 H usai. Pekerja di Jakarta memanfaatkan kereta rangkaian listrik (KRL) sebagai salah satu moda transportasi.

Pantauan detikcom di Stasiun Manggarai, Senin (17/5/2021), pukul 08.40 WIB, stasiun tampak tidak terlalu ramai. Masyarakat berlalu lalang dan beraktivitas secara normal.

Masyarakat yang hendak masuk ke dalam area keberangkatan KRL dicek suhu tubuh oleh petugas. Setelah itu, barulah mereka nge-tap kartu uang elektronik untuk masuk.

Tidak ada antrean panjang di loket pembelian tiket. Petugas mengingatkan masyarakat yang sedang membeli tiket untuk menjaga jarak.

"Bu, itu ada tandanya. Tolong jaga jarak ya," ujar salah satu petugas di lokasi.

Keramaian di Stasiun Manggarai hanya terjadi sesekali, ketika pengguna KRL baru turun dari kereta. Mereka keluar secara bergantian untuk nge-tap kartu.

Hingga saat ini, belum ada satupun pihak dari PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang merespons soal data penumpang per pagi ini.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi marah saat meninjau Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Kemarahan itu terjadi saat Budi melihat penumpang berdesakan di tengah pandemi COVID-19.

Kondisi di Stasiun Manggarai usai libur lebaran.Kondisi di Stasiun Manggarai usai libur lebaran. Foto: Adhyasta Dirgantara

Budi bahkan menyebut PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) tak profesional. Menurutnya, tak ada petugas yang berjaga untuk mengatur kerumunan penumpang KRL.

"Saya melihat bahwa pengelolaan dari KCI tidak profesional ya. Saya bertanya dengan beberapa penumpang berdesak-desakan, kita lihat tadi lebih dari 70 orang dan tidak ada yang menjaga," kata Budi Karya dalam jumpa pers seusai peninjauan, Jumat (14/5).

"Oleh karenanya, saya perintahkan kepada PT KCI untuk lebih profesional untuk mengawal prokes dari pergerakan aglomerasi," sambungnya.

Simak video 'KAI Commuter Akui Penerapan Prokes di Stasiun Lebih Ekstra':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)