Pemakaman KH Sanusi Baco di Maros Ramai Dihadiri Pelayat

M Bakrie - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 19:07 WIB
Pemakaman KH Sanusi Baco (M Bakrie/detikcom).
Foto: Pemakaman KH Sanusi Baco (M Bakrie/detikcom).
Maros -

Jenazah almarhum Anregurutta KH Sanusi Baco dimakamkan di pemakaman keluarganya di Talawe, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Bontoa, Maros, Sulawesi Selatan. Pelayat dari berbagai daerah tumpah ruah di jalanan mengantar ulama kharismatik itu menuju peristirahatan terakhirnya.

Pantauan di lokasi, Minggu (16/5/2021), sejumlah tokoh penting hadir memberikan ucapkan belasungkawa baik saat disemayamkan di rumah duka hingga saat pemakaman. Mulai dari mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Plt Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman hingga dai kondang, Ustadz Muh Nur Maulana.

Sebelum dimakamkan, jenazah sang ulama sepuh diantar dari Makassar menuju Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum, pesantren yang selama ini ia besarkan di Kecamatan Lau. Di sana, jenazahnya kembali disalatkan jemaah dan santri.

Banyaknya warga yang mengantar almarhum KH Sanusi Baco bahkan sempat membuat kemacetan panjang di ruas jalan poros Maros-Pangkep.

"Terima kasih kepada para pelayat yang telah mengantar almarhum sampai ke pemakaman. Kami juga minta maaf atas kemacetan yang terjadi hari ini," kata anak pertama almarhum, Muh Irfan Sanusi.

Pihak keluarga juga menyampaikan terima kasih ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang hari ini meminta seluruh warga NU untuk salat gaib, mendoakan tokoh NU Sulsel itu.

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada PBNU yang hari ini mengeluarkan imbauan ke seluruh warga NU untuk salat gaib bagi almarhum," lanjutnya.

Bagi sejumlah santri yang pernah mengenyam ilmu dari almarhum, sosok ulama kharismatik itu dikenal sebagai guru yang selalu membawa kesejukan dan keteduhan hati saat berada di sisinya. Perhatiannya pada persatuan dan kerukunan juga sangat besar bagi bangsa ini.

"Kita sangat kehilangan sosok guru yang luar biasa yang senantiasa mengajarkan kita kedamaian dan saling hormat menghormati. Beliau juga adalah sosok guru bangsa yang selalu mengajak kita hidup rukun," kata Ustad Nur Maulana dalam pidatonya.

Anregurutta KH Sanusi Baco Lc merupakan salah satu ulama kondang di Sulsel yang pernah mengenyam pendidikan di Kairo Mesir bersama almarhum Gusdur dan KH Mustafa Bisri atau Gus Mus.

Selain menjabat sebagai ketua MUI Sulsel, almarhum KH Sanusi Baco juga memiliki peranan penting di kepengurusan Nahdlatul Ulama (NU). Ia pernah menjabat sebagai Mustasyar PBNU hingga sebagai Rais Syuriah PWNU Sulawesi Selatan.

Almarhum diketahui meninggal dunia di usianya yang ke-84 tahun di Rumah Sakit Primaya Hospital pada Sabtu (15/05) sekitar pukul 20.00 Wita. KH Sanusi Baco sempat dirawat selama satu hari karena keluhan sakit bagian perut.

Simak juga 'Selamat Jalan Sapri Pantun...':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/knv)