Arahan Erick Thohir Usai Pecat Seluruh Direksi KF Diagnostika

Antara News - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 16:51 WIB
Menteri BUMN RI Erick Thohir dan Komisi VI DPR menggelar rapat kerja membahas pelaksanaan pembelian Vaksin COVID-19.
Erick Thohir (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir memecat seluruh direksi Kimia Farma (KF) Diagnostika buntut kasus alat tes antigen bekas di Bandara Kualanamu. Erick kini meminta penyusunan prosedur operasi standar atau SOP untuk menjaga dan melindungi masyarakat terkait penggunaan tes cepat (rapid test) antigen.

"Bapak Menteri BUMN Erick Thohir juga meminta dibuat sebuah SOP yang memang bisa menjaga masyarakat terhadap penggunaan rapid test antigen dan melindungi mereka," ujar Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (16/5/2021) seperti dilansir Antara.

Arya berharap nantinya dengan adanya SOP ini masyarakat akan lebih terlindungi. Di samping itu, Kimia Farma Diagnostika juga diminta melakukan sosialisasi kepada masyarakat supaya SOP ini menjadi pegangan bagi masyarakat ketika mereka menjalani rapid test antigen.

"Diharapkan dengan langkah ini maka masyarakat Indonesia kembali bisa dan merasa nyaman untuk melakukan rapid test antigen yang memang bagian dari menjaga langkah-langkah kita terhadap penyebaran virus COVID-19," katanya.

Menteri BUMN Erick Thohir meminta Kimia Farma melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan rapid test antigen di Bandara Kualanamu, khususnya terkait masalah penggunaan kembali terhadap alat-alat rapid test antigen tersebut hingga diproses di kepolisian. Menteri BUMN kemudian memutuskan mengganti dan memberhentikan semua direksi Kimia Farma Diagnostika.

"Diharapkan dengan langkah ini maka ada evaluasi besar juga terhadap kawan-kawan di Kimia Farma untuk melakukan standar prosedur atau SOP yang benar," ujar Arya.

Erick Thohir menegaskan apa yang terjadi di Kualanamu adalah persoalan yang mesti direspons secara profesional dan serius. Setelah melakukan penilaian secara terukur dan berlandaskan semangat good corporate governance, langkah tegas mesti diambil ialah pemecatan seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika.

Simak juga 'Saat Dirut Kimia Farma Buka Suara soal Alat Tes Antigen Bekas':

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/knv)