Erick Thohir Sempat Ngamuk Sebelum Pecat Seluruh Direksi KF Diagnostika

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 15:52 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Kamis (18/03/2021). Rapat tersebut membahas pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro.
Erick Thohir (Rengga Sencaya/detikcom)
Jakarta -

Kasus antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, berbuntut pemecatan seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika. Sebelum keputusan pemecatan diambil, Menteri BUMN Erick Thohir sempat mengamuk setelah mengetahui ada kasus antigen bekas.

Erick sedari awal meminta penanganan kasus antigen bekas di Bandara Kualanamu dilakukan secara menyeluruh. Tidak ada pandang bulu dalam penyidikan kasus tersebut.

"Saya sendiri yang meminta semua yang terkait, mengetahui, dan yang melakukan dipecat dan diproses hukum secara tegas," ujar Erick dalam keterangan tertulis, Kamis (29/4/2021).

Cap pengkhianat tersemat di pundak para oknum yang terkait dengan kasus antigen bekas. Para pelaku juga dianggap telah membahayakan keselamatan semua orang.

"Tentunya untuk sisi hukum, kita serahkan bersama kepada aparat yang berwenang. Tapi di sisi lain pemeriksaan secara prosedur maupun organisasi mesti dilakukan secara menyeluruh. Tak ada toleransi! Saya sendiri akan turun untuk melakukan evaluasi," sebut Erick.

Erick mengingatkan kepada semua pegawai BUMN agar tidak membuat ulah. Sebab, dia tak akan segan-segan untuk mengambil tindakan tegas, bahkan sampai ke jalur hukum.

Tak peduli siapa yang berbuat ulah. Sekalipun pejabat tinggi di BUMN, Erick akan tetap bertindak tegas yang sesuai dengan core value BUMN.

"Kami di BUMN tak akan segan-segan! Jangan mencoba untuk melanggar, karena konsekuensinya tak hanya akan dipecat, tapi langsung diproses hukum," tegas Erick.

"Tak ada toleransi bagi setiap pihak yang tidak sesuai dengan core value BUMN. Tak peduli siapa, apa jabatannya, semua yang melanggar silakan keluar. Khusus bagi kejadian di Kualanamu, kami mendukung aparatur hukum untuk memberi hukuman yang tegas," imbuhnya.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak juga 'Dirut Kimia Farma Buka Suara soal Alat Tes Antigen Bekas':

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2