Anwar Abbas Percaya Menlu Retno Bisa Dorong OKI Setop Agresi Israel

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 12:20 WIB
Waketum MUI Anwar Abbas
Anwar Abbas (Dok. MUI.or.id)

Abbas sendiri menilai Israel arogan. Tindakan Israel kepada Palestina, sebut dia, harus segera dihentikan. Abbas mengingatkan tindakan Israel kepada Palestina bisa saja dialami oleh negara-negara lain di dunia.

"Oleh karena itu, dunia harus berusaha untuk menghentikannya, kalau perlu untuk menyelesaikannya. Dunia Islam harus menempuh tujuannya tersebut melalui jalur perang total, yang tujuannya adalah jelas-jelas untuk menghentikan praktik penjajahan yang dilakukan oleh Israel, dan untuk menghentikan segala bentuk tindakan dan aksi-aksi biadab yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap rakyat Palestina, yang benar-benar sudah tidak lagi sesuai dengan nilai-nilai perikemanusiaan dan perikeadilan," papar Abbas.

"Karena kita yakin dan percaya kalau hal ini tidak bisa dihentikan dengan segera, maka bencana dan malapetaka yang lebih besar tentu tidak mustahil akan bisa menimpa, dan kita tentu saja tidak mau hal itu terjadi," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Menlu Retno dijadwalkan hadir dalam pertemuan darurat OKI guna membahas agresi Israel ke Palestina. Pertemuan darurat OKI digelar hari ini.

"Saya akan hadir dalam pertemuan virtual Tingkat Menlu Open-Ended Emergency Meeting OIC Executive Committee pada hari Minggu, 16 Mei 2021, yang akan membahas agresi Israel terhadap Palestina," kata Menlu Retno lewat akun Twitter resmi @Menlu_RI, Jumat (14/5).

Lewat forum OKI, Indonesia akan mengusahakan penghentian kekerasan terhadap Palestina secara maksimal. Tak hanya lewat OKI, Indonesia juga terus berusaha lewat forum lain, yakni CEIRPP (Komite Pelaksanaan Hak-hak yang Tidak Dapat Dicabut dari Rakyat Palestina), GNB (Gerakan Non-Blok), dan Dewan Keamanan PBB.

"Sudah terlalu lama hak-hak bangsa dan rakyat Palestina digerogoti oleh Israel. Indonesia akan terus bersama rakyat dan bangsa Palestina dalam memperjuangkan hak-haknya," ujar Retno.


(zak/gbr)