Pos Penyekatan di Tol Japek, Pengendara ke Jakarta Dites COVID Secara Acak

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 10:45 WIB
Jakarta -

Pos pemeriksaan pemudik pada arus balik Lebaran mulai dioperasikan di Tol Japek Km 34B. Pengendara yang mengarah Jakarta dan tidak memiliki surat rapid test COVID-19 diberhentikan.

Pantauan di Tol Japek Km 34B arah Jakarta, Minggu (16/5/2021), pukul 09.49 WIB, posko yang didirikan petugas berada di bahu jalan. Di situ, ada 12 meja yang telah disediakan untuk tempat pemeriksaan rapid antigen terhadap pengendara.

Pengendara yang mengarah Jakarta terlebih dahulu ditanya memiliki surat bebas COVID-19 atau tidak. Jika tidak ada, petugas di posko kesehatan akan melakukan rapid test dengan terlebih dahulu meminta kartu tanda penduduk (KTP).

Setelah mendata, petugas melakukan rapid antigen kepada pengendara tersebut secara bertahap. Pengendara yang di-rapid test harus menunggu 10-15 menit untuk hasilnya.

Pengendara yang dinyatakan negatif diizinkan melanjutkan perjalanan. Petugas pun menempelkan stiker pada kendaraan masyarakat yang telah selesai dilakukan tes antigen acak dengan hasil negatif.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya akan menyiapkan 12 titik pos pemeriksaan arus balik. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pos pemeriksaan itu akan berlaku mulai besok hingga 7 hari setelah Lebaran. Namun, menurutnya, tidak tertutup kemungkinan pos pemeriksaan itu digelar hingga akhir Mei.

"Kalau ini (pos pemeriksaan arus balik) kita akan laksanakan paling tidak hingga sampai tujuh hari pertama Lebaran. Nanti menunggu kebijakan apakah sampai akhir bulan Mei," kata Sambodo di pos pemeriksaan Km 34B Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu (15/5).

Dalam pos pemeriksaan arus balik itu, petugas akan memeriksa dokumen bebas COVID-19 dari pemudik berdasarkan hasil swab antigen 1x24 jam terakhir. Bagi yang tidak membawa, warga akan dites swab secara langsung di lokasi tersebut.

Untuk itu, Sambodo mengimbau para warga yang kembali ke Jakarta agar melakukan swab test terlebih dahulu.

"Datang ke Jakarta sudah membawa surat bebas COVID-19 sehingga, ketika ada pemeriksaan, dia tinggal tunjukkan. Kalau sudah seperti itu, kita tidak akan periksa," ujarnya.

(whn/idn)