PKS Kritik Anies soal TPU Ditutup: Harusnya Batasi Pengunjung!

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 09:10 WIB
Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz
Foto: Abdul Aziz (Dok. Humas Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta)
Jakarta -

PKS DKI Jakarta tidak setuju dengan kebijakan Gubernur Anies Baswedan untuk melarang ziarah makam selama lebaran. PKS menilai harusnya tempat pemakaman umum (TPU) harusnya tetap dibuka dengan kapasitas terbatas.

"Saya tidak setuju jika makam ditutup tapi memang harus dibatasi pengunjungnya agar tidak terjadi kerumunan," kata anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz kepada wartawan, Sabtu (15/5/2021).

Aziz mengatakan penutupan TPU ini juga berdampak pada pedagang sekitar. Salah satunya kepada pedagang kembang.

"Ya pasti ada dampaknya pada UKM yang berjualan di sekitar kuburan," kata dia.

Oleh sebab itu, Aziz meminta Pemprov DKI membuat kajian yang matang sebelum membuat kebijakan. Salah satunya kajian mengenai tempat yang berisiko menularkan Corona saat dibuka.

"Kami mengusulkan sebelum membuat kebijakan sebaiknya dibuat kajian yang sesuai, terkait tempat yang bisa dibuka atau ditutup sebaiknya diputuskan berdasarkan kajian akan resiko yang timbul untuk penyebaran COVID-19," kata dia.

Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta juga mengkritik kebijakan Anies itu. PDIP menilai larangan ziarah makan itu gagal, sebab warga masih datang ke makam seperti yang terjadi di TPU Tegal Alur.

"Keputusan Gubernur seperti itu, tapi keputusan Gubernur tidak diimbangi dengan pengawasan, al hasilnya kan mubazir Pergub itu. Kenapa tidak berhasil ya karena memang pengawasan di lapangannya tidak baik, karena sosialisasi nggak baik juga," kata Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono saat dihubungi terpisah.

Simak selengkapnya

Saksikan juga 'PKS dan Fadli Zon Kritik Anies soal Larangan Ziarah':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2