Sejumlah Tempat Wisata di Senggigi Sepi, Polisi Tetap Ingatkan Prokes

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 15 Mei 2021 20:06 WIB
Polda NTB
Foto: Polda NTB
Jakarta -

Kapolsek Senggigi Kompol Bowo Tri Handoko memantau kondisi objek wisata di wilayah Batulayar, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat selama libur Lebaran. Dalam pantauannya, ia menemukan sejumlah objek wisata terutama di kawasan Senggigi terlihat sepi dari pengunjung pada perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

"Situasi ini merupakan hasil pemantauan objek wisata yang ada di wilayah Kecamatan Batulayar pada libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H di masa pandemi COVID-19," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/5/2021).

Lebih lanjut Bowo mengatakan adanya pembatasan wilayah dan penyekatan yang dilakukan pihak kepolisian membuat warga tak lagi memanfaatkan tempat wisata menjadi lokasi perayaan Idul Fitri seperti tahun sebelumnya.

"Pembatasan dan penyekatan wilayah destinasi wisata selama libur Lebaran tersebut, sebagai penekanan dari program Kampung Sehat 2 NTB yang digagas Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H, sebagai langkah strategis pemerintah Provinsi NTB yang telah terbukti efektif menekan dan menurunkan penyebaran COVID-19 di wilayah NTB khususnya Lombok Barat," paparnya.

Ia mengatakan selama Idul Fitri pihaknya juga melakukan pemantauan secara mobiling dan stasioner, baik melalui patroli maupun penjagaan pada akses tempat wisata. Dengan demikian, tempat wisata di Senggigi tidak lagi dimanfaatkan warga untuk berkerumun pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Selain melaksanakan pemantauan, personel Polsek Senggigi tetap memberikan imbauan kepada masyarakat di sekitar objek wisata terkait Surat Edaran Bupati Lombok Barat No 800/165/BPBD-LB/V/2021. Adapun SE berisi tentang pembatasan kegiatan pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M di masa pandemi COVID-19.

Polda NTB Foto: Polda NTB

"Kami tetap melakukan himbauan terkait Surat Edaran Bupati tentang pembatasan kegiatan pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M dalam masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Lobar," katanya.

Ia pun menyampaikan pihaknya juga terus menegaskan masyarakat untuk selalu mengikuti protokol kesehatan secara humanis.

"Semua ini untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 diantaranya mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan selalu menjaga jarak, sesuai dengan Perda Prov. NTB No. 7 Tahun 2020," katanya.

Bowo menyebut sebelumnya para pengelola objek wisata juga telah mengetahui dan memahami perihal adanya Surat Edaran dari Bupati Lombok Barat. Adapun kegiatan penyekatan yang dilakukan Polsek Senggigi terfokus pada dua titik, yakni di simpang empat Desa Montong dan di depan Kantor Kecamatan Batulayar.

Polda NTB Foto: Polda NTB

Ia mengatakan tempat tersebut memang sering dijadikan sebagai tempat penyekatan oleh pihak Kepolisian Sektor Senggigi. Oleh karena itu, penggunaan jalur tikus menuju tempat wisata di Senggigi dapat diantisipasi.

"Situasi ini juga didukung dengan dilakukannya penyekatan pada dua lokasi, yaitu di Simpang Empat Montong, dan depan Kantor Camat Batulayar," pungkasnya.

(akn/ega)