Cak Imin: Pemprov DKI Harus Lebih Tegas soal Rekreasi & Ziarah Kubur

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 15 Mei 2021 16:37 WIB
Cak Imin
Foto: Dok. PKB
Jakarta -

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyoroti lonjakan kunjungan masyarakat pada sejumlah tempat wisata di Jakarta. Salah satunya terkait lonjakan wisatawan di Taman Impian Jaya Ancol yang kemarin mencapai sekitar 39.000 pengunjung.

Terkait kondisi ini, Cak Imin mengimbau Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar tidak memiliki standar ganda dalam pengaturan pergerakan warga selama libur Lebaran.

Menurutnya, ada inkonsistensi perlakuan saat Pemprov DKI melarang adanya ziarah kubur guna pencegahan penularan COVID-19, sedangkan tempat wisata di Jakarta tetap diizinkan dibuka. Padahal, hal tersebut cukup mengkhawatirkan mengingat munculnya kerumunan yang berpotensi menyebarkan virus Corona dan menciptakan klaster baru.

"Tidak mungkin orang berwisata di pantai bisa menerapkan protokol kesehatan, tanpa masker kalo liat di media beberapa gambar yang memperlihatkan keadaan kerumunan yang terjadi di Ancol pada Jumat kemarin, dan hari ini masih terjadi antrean panjang," kata Cak Imin dalam keterangannya, Sabtu (15/5/2021).

Lebih lanjut Cak Imin menyampaikan dirinya sudah mendengar bahwa Taman Impian Jaya Ancol ditutup pada Sabtu ini. Namun, ia menilai penutupan tersebut sudah terlambat dan meminta tempat wisata tidak hanya ditutup sementara untuk hari ini saja.

"Kalau hari (Sabtu) ini akhirnya ditutup, ya jangan penutupan sementara untuk hari ini saja. Keselamatan rakyat harus diprioritaskan. Jangan membuat kebijakan yang justru mengorbankan rakyat. Jangan sampai apa yang terjadi di India, terjadi pula di Indonesia akibat sebuah kebijakan yang tidak tepat," tegasnya.

Menurut Cak Imin, saat ini keselamatan rakyat harus diprioritaskan. Oleh karena itu, ia meminta agar semua pihak dapat menahan diri untuk tidak meremehkan upaya serius dan terus berupaya bersama memerangi COVID-19.

(akn/ega)