Polisi Periksa HP Terduga Perekam di Kamar Mandi Bobobox, Usut Korban Lain

Mei Amelia R - detikNews
Sabtu, 15 Mei 2021 15:39 WIB
Bobobox, startup pengelola jaringan hotel kapsul berinovasi di tengah gempuran pandemi COVID-19. Bobobox menghadirkan dua lokasi penginapan baru yang didukung Internet of Things (IoT).
Foto: Bobobox
Jakarta -

Polisi memeriksa ponsel milik terduga perekam di kamar mandi hotel kapsul Bobobox, Jakarta Pusat. Polisi akan mendalami apakah ada korban lain dari terduga pelaku.

"HP sudah diperiksa, nanti yang periksa itu secara de jure harus Labfor," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi saat dihubungi detikcom, Sabtu (15/5/2021).

Arsya menjelaskan terduga pelaku merekam korban yang sedang mandi menggunakan kamera ponsel. Terduga pelaku menyimpan ponsel tersebut pada celah di kamar mandi.

"(Merekam) pakai kamera HP. Kan disekat-sekat gitu, mungkin karena kosong, dilihat ada orang di sampingnya," jelasnya.

Sementara itu, Arsya belum mengungkap apakah ada rekaman video lainnya yang mengandung unsur pidana pada ponsel terduga pelaku.

"Masih kami dalami, karena ponselnya kan diperiksa Labfor. Kita akan usut apakah ada korban lainnya," jelasnya.

Arsya mengungkap perekaman itu terjadi di kamar mandi khusus laki-laki. Terduga pelaku dan korban tidak saling kenal sebelumnya.

"Kamarnya masing-masing, kapsul gitu. Tapi kamar mandi itu umum, tapi cewek dan cowok tidak disatuin," tuturnya.

Adapun pelaku merekam korban dari bilik kamar mandi di sebelahnya. Ada celah di kamar mandi yang memungkinkan terduga pelaku untuk merekam pengguna kamar mandi di sebelahnya.

"Kan sekat kamar mandinya, nggak full sampai atas," ucapnya.

Polisi saat ini masih mendalami motif terduga pelaku merekam tamu lain di kamar mandi. Keterangan sementara motifnya hanya iseng. Belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini. Terduga pelaku masih berstatus saksi.

(mei/bar)