Peziarah Dibubarkan, Lapak Penjual Bunga di TPU Tegal Alur Diangkut Petugas

Rahmat Fathan - detikNews
Sabtu, 15 Mei 2021 10:51 WIB
Lapak pedangan bunga dan kopi di TPU Tegal Alur ditertibkan
Lapak penjual bunga di TPU Tegal Alur ditertibkan. (Fathan/detikcom)
Jakarta -

Kepolisian melalui pengeras suara membubarkan peziarah yang datang ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat (Jakbar). Puluhan lapak penjual bunga pun diangkut petugas demi mencegah kerumunan menyusul kebijakan penutupan TPU dan larangan ziarah kubur di Jakarta.

Pantauan detikcom di lokasi pukul 09.30 WIB, petugas TPU Tegal Alur mengangkut lapak-lapak pedagang dengan truk.

"Ada-nggak ada (orangnya), (lapak) kita angkut," kata seorang petugas TPU Tegal Alur kepada wartawan di lokasi, Sabtu (15/5/2021).

Sementara itu, Kasatpel TPU Tegal Alur Wawin Wahyudi mengatakan ada puluhan lapak pedagang di dalam area pemakaman yang diangkut petugas. Menurut dia, pengangkutan tersebut dilakukan demi mencegah kerumunan orang.

"10 yang sudah diangkut. Masih ada 20-30 lapak lagi yang mau diangkut. Ya ini kan salah satu antisipasi biar nggak ada kerumunan. Kalau ada pedagang kan entar peziarah pada dateng juga, jadi ramai," ucap Wawin.

Selain mengangkut lapak-lapak pedagang, petugas menjaga ketat di setiap pintu masuk TPU Tegal Alur. Total ada ratusan petugas yang diturunkan hari ini.

"Pamdal TPU, sama 3 pilar. Polri 68, TNI 10, pamdal 25, Pol PP 40 orang," kata Wawin.

Adapun kegiatan ziarah kubur di Jakarta ditiadakan pada 12-16 Mei 2021. Keputusan ini diumumkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seusai rapat dengan kepala daerah lain di sekitar Jakarta.

Sementara itu, di TPU Tegal Alur, sempat ada kericuhan Jumat (14/5) pagi kemarin. Peziarah protes dan sempat adu mulut dengan petugas karena tidak bisa masuk TPU. Sejumlah warga juga menjebol pagar TPU. Para peziarah yang memaksa masuk akhirnya bubar setelah polisi datang.

Lihat Video: Sempat Ricuh, Polisi Minta Warga Maklumi Penutupan TPU Tegal Alur

[Gambas:Video 20detik]



(fas/fas)