Gelar Halalbihalal Virtual, Ini Pesan Mendes ke Kades Se-Indonesia

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 16:31 WIB
Halalbihalal Virtual
Foto: Screenshot Kemendes
Jakarta -

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menggelar halalbihalal virtual dengan kepala desa se-Indonesia pada Idul Fitri 1442 H. Di momen Lebaran yang diselimuti pandemi itu, ia berpesan agar para kades tetap bekerja untuk kepentingan masyarakat di desa.

"Saya atas nama pribadi sekaligus atas nama Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengucapkan selamat Idul Fitri 1442 Hijriah mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh kepala desa di Indonesia yang tidak pernah lelah dalam melayani masyarakat di desa," ujarnya saat Halalbihalal virtual, Jumat (14/5/2021).

Dia berharap di hari kemenangan ini para kepala desa dapat mengukir kembali catatan kehidupan setelah Ramadhan. Adapun hal utamanya adalah berikhtiar kembali agar pelaksanaan pembangunan di desa ke depannya betul-betul memberikan keberpihakan atau kepercayaan kepada masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat desa.

"Kita harapkan ke depan dapat mengisi kehidupan kita dengan catatan-catatan yang penuh pada pembelaan kepada warga masyarakat kita, utamanya warga masyarakat terdampak COVID-19, yang berpenyakit kronis dan menahun, warga masyarakat kekurangan gizi, warga masyarakat kita yang masih pengangguran, dan warga masyarakat kita yang termasuk kelompok marginal," jelasnya.

Menurutnya, keberpihakan dan kebutuhan warga masyarakat itu akan sangat mudah dideteksi dan kerjakan jika setiap desa memiliki data yang konkret dan detail yang menjelaskan tentang suatu kondisi masyarakat desa hingga kewilayahannya. Sebab, adanya data ini juga akan mempermudah para pemimpin di wilayah desa dalam bekerja maksimal.

"Maka dari itu pentingnya pemutakhiran data yang berbasis pada SDGs (Program Pembangunan Berkelanjutan) ini. Karena sebagaimana yang selalu saya sampaikan kepada semuanya adalah data desa itu dari desa oleh desa dan untuk desa itu sendiri," terangnya.

Dia mengungkapkan pemutakhiran data ini juga menjadi salah satu prioritas pembangunan di desa. Pasalnya, untuk menggunakan dan memanfaatkan dana desa agar tepat sasaran, masalah pembangunan yang dihadapi desa dan masyarakat haruslah berdasarkan fakta di lapangan sehingga dana desa tersebut bisa bermanfaat dan mengarah pada kebaikan.

"Saya yakin ke depan karena pembangunan perencanaan pembangunan pelaksanaan pembangunan desa didasarkan pada data yang konkret yang faktual dan mikro maka semua permasalahan nanti dengan waktu yang tidak cukup lama akan terselesaikan dan ini adalah satu prestasi yang akan diraih oleh para kepala desa," jelasnya

(akd/ega)