Tinjau Pelabuhan Kali Adem, Menhub Minta Tes Antigen Diperbanyak

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 10:24 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi Tinjau Pelabuhan Kali Adem
Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: Adhyasta/detikcom)
Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara. Budi meminta jumlah tes antigen COVID-19 diperbanyak.

Pantauan detikcom, Jumat (14/5/2021), Menhub Budi Karya tiba di Pelabuhan Kali Adem pada pukul 07.33 WIB. Dia didampingi oleh Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dan disambut Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis yang lebih dulu hadir di lokasi.

Awalnya, Budi Karya mengecek pos tempat dilaksanakannya tes rapid antigen COVID-19. Adapun jumlah alat tes antigen yang disediakan per harinya sebanyak 300.

Budi lalu memantau masyarakat yang hendak menyeberang ke Kepulauan Seribu. Di sana, Budi sekaligus membagikan makanan kepada para penumpang.

"Pak Budi mau dong satu lagi makanannya," seru salah satu penumpang dari dalam kapal.

"Nih, jangan rebutan," kata Budi sambil memberikan makanan.

Setelah itu, Budi menaiki kapal yang berkeliling di sekitar Pelabuhan Muara Angke selama kurang lebih 30 menit. Budi memastikan bahwa pergerakan aglomerasi di Pelabuhan Kali Adem berjalan dengan baik.

"Saya bersama dengan rekan-rekan matra laut itu memastikan bahwa pergerakan aglomerasi itu terpantau dengan baik. Kita tahu bahwa pergerakan aglomerasi memang diperkenankan. Bahkan dimungkinkan bagi saudara-saudara kita untuk melakukan pergerakan," ujar Budi dalam jumpa pers di Pelabuhan Kali Adem.

"Di Kali Adem, adalah satu titik berangkat wisata Pulau Seribu. Hari ini tercatat 1.768 penumpang yang berangkat. Itu adalah kapasitas 50 persen daripada Kali Adem," sambungnya.

Budi turut mengapresiasi Polri yang telah menyediakan rapid antigen di lokasi. Hanya saja, Budi menyayangkan jumlah alat antigen yang terlalu sedikit.

"Saya terima kasih pada Polri yang lakukan rapid antigen, melakukan pengamanan, all out dengan baik. Namun demikian, dari pengamatan kami bahwa jumlah dari antigen yang disediakan dan jumlah petugas relatif sedikit. Oleh karenanya tadi saya koordinasi dengan Pak Doni Monardo dan satgas. Minta mulai besok ditambah jumlah antigen dan petugasnya," tutur Budi.

Budi memprediksi besok akan menjadi puncak dari keberangkatan orang yang hendak berlibur ke Kepulauan Seribu. Adapun estimasinya mencapai 3 ribu penumpang.

"Saya yakin besok akan puncak dari keberangkatan ke Pulau Seribu mengingat besok hari Sabtu dan Minggu. Oleh karenanya rekan-rekan matra laut siaga bantu Polri dalam laksanakan tes antigen. Kalaupun kita lakukan random, random-nya masif. Bisa jadi besok bisa 3.000," imbuhnya.

Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta adanya pengawasan ketat di wilayah aglomerasi. Dia menekankan pengawasan pada protokol kesehatan dan kesehatan warga yang melintas ke satu wilayah ke wilayah lain harus diperhatikan.

"Yang akan dihadapi setelah ini oleh rekan-rekan kegiatan yang berada di wilayah aglomerasi karena memang ada kegiatan yang di wilayah-wilayah kabupaten saling bersilahturahmi. Tadi sudah disampaikan itu lebih baik dihindari dan harus tetap dilakukan kegiatan pengawasan dan penyekatan terkait dengan pengawasan protokol kesehatan," ucap Sigit, Rabu (12/5) lalu.

"Saya ingatkan kepada rekan-rekan PPKM mikro yang ada di wilayah-wilayah tujuan mudik tolong untuk ditingkatkan sehingga setiap tamu yang kemungkinan ada juga yang lolos dari kegiatan penyekatan mungkin dilaksanakan pemeriksaan," tambahnya.

Simak Video: Cek Transportasi Laut, Menhub Tinjau Pelabuhan Kaliadem Muara Angke

[Gambas:Video 20detik]



(knv/knv)