Round-Up

Kala Warga Jakarta Tetap Ziarah Meski Anies Bilang Ditiadakan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 08:03 WIB
TPU Tegal Alur Jakbar Ramai Peziarah Sore Ini (Foto: Luqman/detikcom)
TPU Tegal Alur Jakbar ramai peziarah sore kemarin. (Luqman/detikcom)

Peziarah yang hendak masuk menaiki motor mau pun mobil tampak diminta putar balik. Para peziarah yang telanjur datang langsung meninggalkan lokasi ke arah Kuningan.

Di tiap jalan setapak kecil menuju ke area TPU juga dijaga minimal satu pamdal. Meski begitu, sejumlah peziarah masih bisa lolos masuk ke makam lewat permukiman warga.

Terpantau sejumlah warga masih bisa melakukan ziarah. Mereka tampak mengajak sanak keluarga. Beberapa menggunakan masker, tapi terlihat ada yang tidak menggunakannya.

Salah seorang peziarah bernama Rino (30) mengaku diperbolehkan warga sekitar makam sehingga bisa masuk. Rino menceritakan awalnya sempat dihadang petugas pamdal di pintu masuk Blok II Islam, namun dia diberi tahu warga permukiman sekitar bahwa tidak masalah berziarah asal sebentar saja dan jumlahnya terbatas.

"Karena tadi sebenarnya kita sudah berbicara dengan petugas di depan memang tidak boleh sih. Karena mumpung hari H-nya Idul Fitri sekarang dan ditambah lagi ada warga di depan sana tadi menginstruksikan 'Tidak apa-apa pak kalau cuma sebentar dan jumlahnya tidak lebih dari 2-3 orang, enggak apa-apa'. Diizinkan warga sekitar sih lebih tepatnya," kata Rino saat ditemui di TPU Menteng Pulo.

Rino mengaku sudah mengetahui adanya aturan peniadaan ziarah di Jabodetabek selama libur Lebaran. Namun, ia memiliki pendapat lain soal ziarah di masa pandemi virus Corona ini.

"Sebenarnya sudah tahu, tapi karena sebenarnya pada intinya untuk tidak berkerumun saja sih. Kita lihat situasi aja, kita lihat kondisi kalau memang kondisinya lapang atau tidak banyak orang, istilahnya satu-dua orang, bolehlah," ungkapnya.

Sementara itu, Satpol PP Jakarta Barat menghalau puluhan peziarah yang nekat berziarah di TPU Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat. Kasatpol PP Jakbar Tamo Sijabat mengatakan peziarah itu masuk lewat pintu-pintu kecil TPU yang berada di sisi samping dan belakang.

Satpol PP Halau Puluhan Peziarah di TPU Utan Jati Jakbar (Foto: dok Satpol PP Pegadungan)Satpol PP halau puluhan peziarah di TPU Utan Jati Jakbar (dok Satpol PP Pegadungan)

"Jadi benar tadi, sebenarnya pintu TPU Utan Jati ditutup udah ada spanduk, tapi kan ada pintu-pintu kecil tuh dari samping, dari belakang. Jadi tadi pagi banyak orang yang mau mencoba ziarah, walaupun udah diberi tahu. Nah tadi sama anggota akhirnya bareng polisi sama TNI dihalau lagi supaya kembali, jangan ziarah di situ, karena kan ditutup," kata Tamo saat dihubungi.

Tamo mengungkapkan setidaknya 40 orang ditemukan berziarah di TPU Utan Jati sejak pukul 10.00 WIB. Mengetahui aktivitas tersebut, lanjutnya, petugas pun langsung meminta peziarah itu pulang dan tak kembali.

"Ya dihalau, ada 35 orang sampai 40 orang. Jadi dihalau dulu, supaya balik dulu, karena kan ditutup. Takutnya nanti kalau dibiarkan kan nanti semakin banyak kan yang ziarah," ujar Tamo.

Tamo mengatakan sebelumnya petugas Satpol PP sudah ditempatkan untuk bersiaga di TPU. Namun, hal itu hanya dilakukan pada pagi dan sore hari. Sebab, menurutnya, pagi dan sore biasanya menjadi pilihan warga untuk berziarah.

Bergeser ke TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, sekitar pukul 16.30 WIB, tampak banyak warga yang berziarah. Sebagian besar peziarah berada di area pemakaman blok AA 1 Unit Islam.

Di area pintu masuk utama, tampak satu petugas pamdal berjaga. Terpasang pula spanduk pengumuman tentang peniadaan kegiatan ziarah. Namun, penjagaan terpantau tidak terlalu ketat. Sejumlah warga masih dibiarkan keluar-masuk area pemakaman.

Saat masuk, banyak penjual kembang dan pedagang jajanan. Mereka tersebar di sepanjang jalan setapak makam.

Para peziarah itu kebanyakan datang secara rombongan 5-10 orang. Sejumlah peziarah bahkan turut mengajak serta anak kecil.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: