Korban Perekaman Diam-diam Saat Mandi di Hotel Bobobox Akan Lapor Polisi

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 19:32 WIB
Bobobox, startup pengelola jaringan hotel kapsul berinovasi di tengah gempuran pandemi COVID-19. Bobobox menghadirkan dua lokasi penginapan baru yang didukung Internet of Things (IoT).
Ilustrasi (Bobobox)
Jakarta -

Korban perekaman diam-diam di hotel kapsul Bobobox di kawasan Jakarta Pusat akan segera melaporkan peristiwa yang dialaminya ke polisi. Terlebih dahulu, korban akan berembuk dengan pihak Hotel Bobobox.

"Dalam waktu dekat, saya dan CEO Bobobox akan mengadakan pertemuan dan sama-sama datang ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk melakukan pelaporan, agar selanjutnya proses penangkapan dan investigasi pelaku dilanjutkan oleh pihak kepolisian," kata korban perekaman diam-diam itu saat dihubungi detikcom, Kamis (13/5/2021).

Peristiwa perekaman diam-diam terjadi pada Rabu (12/5) kemarin. Dia mandi di kamar mandi hotel itu yang bertipe shared bathroom alias kamar mandi dalam satu ruangan namun dengan banyak bilik. Saat sedang mandi, ada tangan berponsel pintar yang merekam dari salah satu lubang sudut dinding.

Sebelumnya, korban mengaku telah berupaya melapor ke Polres Metro Jakarta Pusat setelah mengalami peristiwa pelecehan seksual itu. Namun, kata dia, laporannya belum diterima.

"Ditambah lagi pas datang ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk bikin laporan malah dibilang polisi nggak bisa. Katanya kasus kayak gini belum ada pasalnya buat ngejerat! Mereka bingung juga mau bikin surat laporannya gimana," tuturnya via Twitter.

Selanjutnya, keterangan pihak Bobobox:

Simak juga 'Merasakan Wisata Tidur, Sacred Nap di Ubud':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2