Korban Perekaman Diam-diam Saat Mandi di Hotel Bobobox Akan Lapor Polisi

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 19:32 WIB
Bobobox, startup pengelola jaringan hotel kapsul berinovasi di tengah gempuran pandemi COVID-19. Bobobox menghadirkan dua lokasi penginapan baru yang didukung Internet of Things (IoT).
Ilustrasi (Bobobox)

Pihak Bobobox mengaku siap memberi pendampingan hukum bagi korban pelecehan seksual tersebut.

"Untuk dapat memproses kasus ini melalui jalur hukum, perlu kerja sama antara Bobobox dan (nama korban) dalam memberikan laporan kepada pihak yang berwajib, dan Bobobox akan mendampingi korban untuk melapor formal ke pihak kepolisian," kata CEO Bobobox, Indra Gunawan, dalam keterangannya kepada wartawan.

Pihak Bobobox berempati kepada korban atas peristiwa tersebut. Selanjutnya, pihak berwajib dapat menjalankan kewenangannya untuk melakukan penyidikan laporan.

"Saat ini kami juga sedang berdiskusi dengan pihak legal kami untuk arahan langkah selanjutnya," kata dia.

Pihak Bobobox mengaku telah mengantongi identitas terduga pelaku perekaman diam-diam tersebut karena pihak pelaku adalah tamu hotelnya. Namun Bobobox menyampaikan pihaknya tidak berwenang untuk mengungkap identitas terduga pelaku.

"Untuk saat ini, kami bukan berada pada posisi untuk disclose terduga pelaku walaupun kita punya bukti," ujar Indra Gunawan.

Identitas terduga pelaku ini didapat dari hasil investigasi internal yang dilakukan Bobobox melalui CCTV yang terpasang di area TKP.

"Saat ini kami masih berkonsolidasi bersama dengan korban untuk melakukan pelaporan ke pihak berwajib dan mendampingi korban di jalur hukum untuk memberikan efek jera," ujarnya.

Meski demikian, lanjut Indra Gunawan, pihaknya telah mem-blacklist terduga pelaku. Dia memastikan terduga pelaku tidak akan bisa lagi menggunakan Bobobox di cabang manapun. Selain itu, dari sisi operasional, Bobobox akan melakukan pembaruan sarana fisik untuk meningkatkan keamanan di area pods.


(dnu/bar)