TPU Tegal Alur Ramai Peziarah, Satpol PP: Pintu Belakang Dijebol

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 19:16 WIB
TPU Tegal Alur Jakbar Ramai Peziarah Sore Ini (Foto: Luqman/detikcom)
TPU Tegal Alur Jakbar Ramai Peziarah Sore Ini (Luqman/detikcom)
Jakarta -

Peziarah ramai mengunjungi TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar), sore ini. Kasatpol PP Jakbar Tamo Sijabat mengungkapkan, peziarah tersebut bisa masuk ke TPU melalui pintu sisi belakang yang dijebol oleh ormas.

"Iya betul itu (ramai), ternyata pintu belakang itu dijebol ormas sama masyarakat, tadi saya udah bilang sama ketua TPU nya, 'kamu kalau kayak gitu jangan diam aja segera lapor, biar kita koordinasi dengan TNI Polri, dari Polsek, Koramil juga bisa kita perkuat', saya bilang," kata Tamo saat dihubungi, Kamis (13/5/2021).

Tamo mengatakan ormas ini memang kerap menjebol pintu sisi belakang TPU Tegal Alur. Namun, menurutnya, Kepala TPU Tegal Alur kurang tegas menghadapi permasalahan tersebut.

"Ya udah tau tiap tahun dijebol ormas, tapi diam aja nggak ada lapor kek, berupaya kah, apa upayanya saya bilang. Tadi saya udah telpon Pak Camat sama TNI Polri, mohon bantuan lah perkuat," ujarnya.

Tamo mengatakan anggotanya sudah berupaya meminta para peziarah pulang. Namun pintu belakang TPU Tegal Alur terus-menerus dijebol hingga membuat warga bisa masuk.

"Lagi diupayakan (untuk bubar), tapi maksud saya kalau tidak itu (pintu belakang) tidak ditutup lagi, tidak diperkuat TNI-Polri, kan besok dijebol lagi, percuma," katanya.

"Ya kan kita perlu selesaikan itunya dulu (pintu belakang), kalau cuma dijagain nanti orang masuk, percuma. Kalau bisa besok dijagain TNI-Polri sama Satpol PP ya di situ nungguin, jadi kalau ada yang mau jebol lagi bisa dijaga," tambahnya.

Tamo mengatakan, sudah meminta bantuan TNI-Polri untuk menjaga TPU Tegal Alur. Dia berharap, ke depannya tidak ada lagi penjebolan pintu yang membuka akses warga berziarah.

"Jadi saya minta kepala TPU, Kasudinnya, minta bantuan ke camat, supaya Bapak Kapolsek dan Koramil bantu, terutama menutup kembali pintu belakang yang dijebol ormas itu. Jadi supaya besok nanti nggak dateng lagi (peziarahnya)," katanya.

(mae/mae)