Satpol PP Halau Puluhan Peziarah di TPU Utan Jati Jakbar

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 16:51 WIB
Satpol PP Halau Puluhan Peziarah di TPU Utan Jati Jakbar (Foto: dok Satpol PP Pegadungan)
Satpol PP Halau Puluhan Peziarah di TPU Utan Jati Jakbar (Foto: dok Satpol PP Pegadungan)
Jakarta -

Satpol PP Jakarta Barat menghalau puluhan peziarah yang nekat berziarah di TPU Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat. Padahal, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meniadakan kegiatan ziarah pada 12-16 Mei guna mengurangi mobilitas masyarakat mengingat pandemi COVID-19 masih berlangsung.

Kasatpol PP Jakbar Tamo Sijabat mengatakan peziarah itu masuk lewat pintu-pintu kecil TPU yang berada di sisi samping dan belakang. Mereka yang di dalam TPU pun lantas diminta keluar.

"Jadi benar tadi, sebenarnya pintu TPU Utan Jati ditutup udah ada spanduk, tapi kan ada pintu-pintu kecil tuh dari samping, dari belakang. Jadi tadi pagi banyak orang yang mau mencoba ziarah, walaupun udah diberi tahu. Nah tadi sama anggota akhirnya bareng polisi sama TNI dihalau lagi supaya kembali, jangan ziarah di situ, karena kan ditutup," kata Tamo saat dihubungi, Kamis (13/5/2021).

Tamo mengungkapkan setidaknya 40 orang ditemukan berziarah di TPU Utan Jati sejak pukul 10.00 WIB. Mengetahui aktivitas tersebut, lanjutnya, petugas pun langsung meminta peziarah itu pulang dan tak kembali.

"Ya dihalau, ada 35 orang sampai 40 orang. Jadi dihalau dulu, supaya balik dulu, karena kan ditutup. Takutnya nanti kalau dibiarkan kan nanti semakin banyak kan yang ziarah," ujar Tamo.

Tamo mengatakan, sebelumnya, petugas Satpol PP sudah ditempatkan untuk bersiaga di TPU. Namun, hal itu hanya dilakukan pada pagi dan sore hari. Sebab, menurutnya, pagi dan sore biasanya menjadi pilihan warga untuk berziarah.

"Kalau tadi pagi ada (yang jaga) pagi, tapi nggak selamanya. Kita antisipasi pagi sama sore, jadi nanti kemungkinan pagi atau sore, karena kan biasanya pagi tuh. Kalau pagi kita tempatkan orang lah di situ. Atau kita minta pihak TPU, kebetulan pihak TPU tuh ada juga anggota satpol jadi bisa saling koordinasi," tuturnya.

Lebih lanjut, Tamo mengungkapkan para peziarah itu menuruti permintaan Satpol PP untuk tak berziarah, meski kecewa. Dia mengatakan peniadaan ziarah ini demi kepentingan bersama.

"Iya, (peziarah) bisa juga ngerti karena situasi pandemi kan. Nada kecewa bisa aja, tapi kan karena ini situasinya begini kan, kita maklumlah mereka begitu. Ya mengikuti seruan Pak Gubernur," kata Tamo.

(mae/mae)